3 Penegasan Raffi Ahmad Foto di Depan Toko Blueray-Dikaitkan Kasus Bea Cukai

Selebriti

Indonesia Menyapa, Jakarta — Raffi Ahmad membeberkan penyebab dan awal mula dikaitkan dengan kasus dugaan suap Bea Cukai terkait Blueray Cargo. Dia menegaskan semua berawal dari ajakan foto di depan toko dan basa-basi, nggak menyangka namanya terseret di persidangan kasus suap.

Berikut ini 3 penegasan Raffi Ahmad meluruskan soal namanya hingga disebut dalam sidang kasus dugaan suap Bea Cukai:

1. Gak Pernah Berkunjung, tapi Diajak Foto di Depan Kantor Blueray

Raffi mengatakan awalnya mengikuti event maraton dan melanjutkan perjalanan dengan The Dudas Minus One di New York, Amerika Serikat. Mereka berkunjung ke Awang Kitchen, yang ramai didatangi orang Indonesia.

“Setelah kegiatan itu selesai, kalian bisa lihat nanti di vlognya dan di foto-fotonya banyak teman-teman Indonesia yang ngajakin foto, ngajakin apa. Saya keluar dari Awang Kitchen, satu, dua, tiga toko di sebelahnya itu ada yang namanya, itu apa namanya, Blueray,” kata Raffi dalam konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Saat keluar dari tempat makan tersebut, Raffi bersama Ariel, Desta, dan Gading Marten diajak foto oleh beberapa orang. Salah satunya, mereka yang bekerja di Blueray Cargo.

“Ya, beliau memperkenalkan diri, tapi saya nggak kenal. Saya nggak kenal, lalu mereka bilang, ‘Mas Raffi, perusahaan kami ini, Blueray ini, kita bisa kirimin, bisa kirimin apa pun itu, mau handphone, mau laptop, mau iPad, mau ini, mau itu’. (Saya bilang) ‘Oh iya, kan ada handphone yang terbaru, nanti kalau dikirim bisa?’. Ya nggak mungkin dong, saya bilang ‘Oh, nggak ah, saya nggak mau kirim lewat kamu’. Kan nggak mungkin saya bilang,” jelasnya.

Raffi saat itu hanya diajak foto di depan toko Blueray Cargo dan nggak mengenal apa lagi bertukar nomor dengan pemilik usaha. Dia menegaskan sama sekali tidak masuk ke dalam toko karena harus kembali melanjutkan perjalanan.

 

2. Ditawari Dikirimi Ponsel Gratis dan Menolak

Raffi mengatakan pihak Blueray memang sempat menawarkan untuk mengirimkan satu unit iPhone baru secara gratis ke Indonesia. Bapak tiga anak itu menegaskan dirinya langsung menolak.

“Dia ada chat, dibilang gratis. Saya bilang, ‘Aduh, nggak usah, nggak usah, nggak usah, saya nggak usah, nggak usah. Nggak, nggak mau kalau gratis, saya nggak mau’. Saya bilang gitu. ‘Nanti aja’. Dia bilang ‘Nah, kalau pesen?’. ‘Iya, iya, iya, ya udah nanti kalau ada yang itu, pesen, oke, oke’. Saya hanya, hanya sebatas gitu aja loh,” tegas Raffi Ahmad.

 

3. Saksi Kunci

Dalam jumpa pers tersebut, Raffi menghadirkan Vina yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), sempat bekerja di New York memberikan testimoni terkait apa yang sebenarnya terjadi di balik foto viral Raffi Ahmad di depan toko tersebut.

Vina memiliki hubungan komunikasi dengan pengelola tempat tinggalnya di New York yang dikenal sebagai Ci Lili, yang juga merupakan pihak dari Blueray. Melalui percakapan pribadi, pihak Blueray disebut merasa iba karena, interaksi singkat mereka dengan Raffi Ahmad justru berujung pada masalah hukum di Indonesia.

Vina menunjukkan chat dari Ci Lili sebagai bukti. “Kasihan Aa Raffi. Terus apa? Kan awalnya aku nggak tahu kenapa Ci gitu. Dia yang buat foto di depan Blueray itu jadi kasus padahal dia itu nggak masuk cuma foto aja di depannya,” kata Vina membacakan chat tersebut.

Hotman Paris selaku kuasa hukum Raffi Ahmad menegaskan, kehadiran Vina menjadi bukti kuat kalau kliennya bukanlah konsumen apalagi bagian dari sindikat penyelundupan. Hotman menyebut, pengakuan dari pihak Blueray melalui Vina membuktikan tidak adanya transaksi ilegal yang dilakukan oleh Raffi Ahmad selama berada di Amerika Serikat.

“Ah itu, itu artinya kirim juga nggak, beli juga nggak, ditawarin gratis juga nggak mau. Gitu lho,” pungkas Hotman Paris, selaku kuasa hukum Raffi Ahmad.

 

Sumber: 3 Penegasan Raffi Ahmad Foto di Depan Toko Blueray-Dikaitkan Kasus Bea Cukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *