Dukung Swasembada Pangan, BP di Kapuas Serempak Tanam Musim Ketiga

Indonesia Menyapa, Kapuas Kuala –  Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas dan produktifitas pangan dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional untuk mewujudkan swasembada pangan.

Melalui misi nawacitanya berharap pencapaian kesejahteraan petani dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Pertanian bisa terwujud melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan pertanian, Perluasan luas tambah tanam (LTT), Program Brigade Pangan (BP), Optimalisasi Lahan (Oplah), Unit Pelayanan Jasa Alat Mesin Pertanian (UPJA), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel Merah Putih) dan lain sebagainya.

Kementerian Pertanian (Kementan)  melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melaksanakan Gerakan Tanam Serempak Brigade Pangan untuk tutup tanam musim tanam ketiga pada Senin, 29 September 2025. Puncak kegiatan ini akan dilakukan di Propinsi Sumatera Selatan secara bersamaan di 11 (sebelas) provinsi.

Sebagai salah satu lokasi, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah mempersiapkan lokasi tanam serempak di wilayah desa Tamban Baru Selatan Kecamatan Kapuas Kuala.

Untuk wilayah Kecamatan Kapuas Kuala terdapat sejumlah 34 Brigade Pangan (BP). Lahan yang akan dilaksanakan percepatan tanam serempak sekitar 2 hektar adalah lahan yang di kelola oleh Brigade Pangan Lancar Jaya.

Pengolahan dan pembukaan lahan pun dilakukan menggunakan Mesin Rotavator, Cultivator dan Traktor roda 4  dilahan seluas 2 hektar dari total luas lahan 200 hektar.

Penggunaan teknologi sangat bermanfaat dan dibutuhkan dalam meningkatkan produktifitas pangan dalam mensukseskan program swasembada pangan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan bahwa melalui Brigade Pangan, Kementan tidak hanya berusaha untuk meningkatkan ketahanan pangan dan swasembada pangan, namun juga untuk membentuk ekosistem agribisnis baru dan modern bagi generasi muda petani.

“Program ini (Brigade Pangan) tidak hanya meningkatkan produksi pangan nasional tetapi juga menciptakan ekosistem agribisnis modern yang memberdayakan generasi muda,” katanya.

Mendukung pernyataan tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Idha Widi Arsanti menyatakan bahwa Kementan akan terus memberikan pendampingan serta pelatihan kepada anggota Brigade Pangan agar dapat memberikan kontribusi penuh dalam sektor pertanian di daerah.

Di temui di sela-sela kegiatannya, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslatan), Tedy Dirhamsyah  mengatakan, pihaknya terus melakukan pendampingan dan evaluasi kegiatan Oplah, LTT dan BP di kabupaten yang menjadi tanggung jawabnya.

Selain itu juga melalui pemanfaatan alat pertanian modern seperti rotavator, cultifator, dan traktor roda 4 diharapkan bisa mewujudkan peningkatan Indeks Pertanaman (IP) 100 menjadi IP 200 di wilayah Kabupaten Kapuas tersebut, Minggu (28/09/2025).

Melalui kegiatan percepatan pertanaman, perluasan lahan pertanian dengan di dukung sarana prasarana modern berbasis teknologi, diharapkan banyak menarik generasi muda untuk berminat menjadi pengusaha di bidang pertanian dalam mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *