Dude Harlino Pernah Investasi Rp500 Juta di DSI, Dapat Bagi Hasil Rp61 Juta

Selebriti

Indonesia Menyapa, Jakarta — Aktor Dude Harlino mengungkapkan, pernah menjadi lender atau investor di PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Dude berinvestasi sebesar Rp500 juta dalam salah satu proyek yang ditawarkan melalui aplikasi DSI.

Hal itu diungkap Dude saat memberikan kesaksian dalam persidangan perkara PT Dana Syariah Indonesia di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (9/9/2026). Dude hadir bersama sang istri, Alyssa Soebandono, yang juga diperiksa sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam persidangan, JPU mengonfirmasi keterangan Dude dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait dirinya yang pernah menjadi lender di DSI.

“Di sini Saudara di BAP ya, Saudara juga sempat menjadi lender ya? Pernah berinvestasi?” tanya JPU di ruang sidang.

“Betul,” jawab Dude.

Dude menjelaskan awal mula tertarik ikut berinvestasi di DSI. Saat itu, ia mengaku berusaha mencoba produk yang diiklankan sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai brand ambassador (BA).

“Apapun produk yang saya iklankan, saya berusaha juga pengin tahu produknya seperti apa,” ujar Dude.

Dari situ, Dude kemudian mencoba bergabung sebagai lender dalam salah satu proyek yang ditawarkan melalui aplikasi DSI.

“Saya coba untuk bergabung di proyeknya kalau tidak salah ditulis di aplikasinya itu di daerah Bintaro,” tuturnya.

JPU memastikan proyek tersebut memiliki pihak yang mengajukan pembiayaan. Dude membenarkan hal tersebut.

“Ada di aplikasi itu, Pak. Jadi di daerah Bintaro, kemudian masanya kalau gak salah 10 bulan di BAP ya, dan setelah selesai berapa bulan setelah itu, mungkin satu tahun lebih baru kami bisa menarik, kami tarik semuanya. Jadi di 2023,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, JPU kemudian menanyakan nominal investasi yang ditempatkan Dude dalam proyek tersebut.

“2023. Nah, yang Rp500 juta tadi itu top up secara bertahap atau langsung Rp500?” tanya jaksa.

“Itu langsung, Pak,” jawab Dude.

Dude mengaku tak mengalami kendala saat menerima keuntungan dari investasi tersebut. Dalam BAP, disebutkan Dude memperoleh bagi hasil sekitar Rp61 juta.

Namun, situasi berubah ketika persoalan di DSI terjadi. JPU kemudian menanyakan apakah Dude sempat berkomunikasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Taufiq, Merry, dan Arid.

Dude mengaku sempat berusaha menghubungi Taufiq. Namun, komunikasi tersebut terkendala karena nomor telepon Taufiq disebut sudah tidak dapat dihubungi.

“Nomor teleponnya gak bisa saya hubungi waktu itu, Pak,” kata Dude.

Ia mengaku beberapa kali mencoba menghubungi Taufiq hingga akhirnya, berkomunikasi dengan Maelsha dan Fikri.

Dude pernah bertemu langsung dengan Taufiq di sebuah restoran di kawasan Tebet. Pertemuan tersebut turut dihadiri Maelsha, Fikri, serta manajer Dude.

Pertemuan itu dilakukan untuk meminta penjelasan mengenai persoalan yang terjadi di DSI. Dude membawa sejumlah screenshot pesan dari para lender yang menghubunginya.

“Itu pertemuannya di bulan Agustus, Pak, 2025… eh… nah 2023 itu, untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi,” tutur Dude.

Menurut Dude, dalam pertemuan tersebut pihak DSI menjelaskan persoalan yang terjadi. Salah satunya berkaitan dengan pengembalian dana dari borrower atau orang yang meminjam dana dari pihak lain.

“Dan penjelasan waktu itu yang disampaikan kepada kami adalah bahwa adanya permasalahan pengembalian dari borrower,” kata Dude.

Selain itu, Dude menyebut pihak DSI juga menjelaskan kondisi perekonomian yang berdampak terhadap sektor properti.

“Kemudian yang kedua adalah ada kaitan dengan perekonomian berdampak kepada sektor properti, begitu,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Dude menyebut pihak DSI juga menyampaikan komitmen untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi.

 

Sumber: Dude Harlino Pernah Investasi Rp500 Juta di DSI, Dapat Bagi Hasil Rp61 Juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *