Indonesia Menyapa, Jakarta — Serangan drone Rusia menghantam sebuah pusat perbelanjaan di kota Pavlogard, Ukraina. Serangan itu menewaskan empat orang dan melukai 60 orang lainnya.
Dilansir AFP, Jumat (11/9/2026), serangan itu terjadi pada Kamis (10/9). Otoritas Ukraina mengatakan serangan itu terjadi di siang hari saat aktivitas warga masih tinggi.
“Sekitar satu jam yang lalu, pihak Rusia menyerang sebuah pusat perbelanjaan di pusat kota Pavlograd. Peristiwa itu terjadi di siang hari saat jalanan sedang dipadati orang,” ujar Menteri Dalam Negeri Ivan Vyhivskyi.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang sedang melakukan kunjungan ke Kanada, menyatakan bahwa empat orang dilaporkan tewas dalam serangan tersebut. Dia juga menyampaikan belasungkawan kepada keluarga korban.
“Lebih dari 60 orang terluka akibat serangan ini saja,” kata Zelensky.
Sementara itu, tepat di seberang perbatasan di wilayah Belgorod, Rusia, serangan pesawat nirawak Ukraina terhadap kota Novy Oskol menewaskan satu orang dan melukai enam lainnya, menurut layanan penyelamatan setempat.
Menghadapi peningkatan serangan, Ukraina menegaskan kebutuhan mendesaknya akan pertahanan udara yang lebih baik-terutama sistem Patriot buatan AS yang mampu mencegat rudal balistik Rusia.
“Kami bekerja seintensif mungkin dengan mitra-mitra kami agar dapat melindungi rakyat Ukraina dari teror Rusia ini,” ujar Zelensky, seraya mengumumkan bahwa Kanada akan memberikan “paket bantuan penting” bagi pertahanan udara Ukraina.
Meskipun pemimpin Ukraina sempat mengisyaratkan awal pekan ini bahwa pembicaraan untuk mengakhiri konflik dengan Rusia bisa saja berlangsung bulan ini, pihak Kremlin menyatakan bahwa terlalu dini untuk membahas lokasi atau tanggal pelaksanaannya.
Di tengah harapan Washington untuk menghidupkan kembali upaya mengakhiri pertempuran yang telah lama macet, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membahas konflik tersebut pada hari Selasa dalam percakapan telepon selama satu jam. Pihak Rusia mengatakan kedua pemimpin terlibat pembicaraan yang “sangat terus terang” dan konstruktif.
Negosiator AS Steve Witkoff dan Jared Kushner juga mengunjungi Moskow dan Kyiv pada akhir pekan lalu dalam upaya untuk menggerakkan kembali langkah-langkah AS yang sempat terhenti lama guna mengakhiri pertempuran.
Beberapa putaran perundingan sebelumnya gagal mendekatkan posisi kedua negara tetangga yang sedang bertikai tersebut. Moskow menuntut agar Ukraina menyerahkan wilayah di kawasan Donetsk timur yang masih mereka kuasai serta melepaskan dukungan militer dari Barat.
Pihak Kyiv menyatakan bahwa syarat-syarat semacam itu sama saja dengan menyerah kalah dan hanya akan memberi kesempatan bagi Rusia untuk mempersiapkan serangan baru dalam upayanya mendirikan pemerintahan boneka yang pro-Moskow.
Sumber: Drone Rusia Hantam Mal Ukraina di Siang Bolong, 4 Orang Tewas-60 Terluka

