Tanggapan Giorgio Antonio soal Persoalan Utang dengan Nikita Mirzani

Selebriti

Indonesia Menyapa, Jakarta — Perselisihan mengenai klaim utang senilai Rp 200 juta yang dilontarkan aktris Nikita Mirzani terhadap Giorgio Antonio memasuki babak baru. Setelah pihak Nikita Mirzani menyatakan kesiapan untuk menempuh jalur hukum demi mendapatkan kembali uang tersebut, pihak Giorgio Antonio akhirnya memberikan respons balasan terkait tudingan tersebut.

Pihak Giorgio Antonio yang diwakili Jaenudin mengungkapkan dirinya telah melakukan pertemuan langsung untuk berdiskusi dengan Giorgio Antonio serta Sarwendah guna membahas persoalan ini. Dalam diskusi tersebut, pihaknya membantah keras klaim piutang tersebut.

“Pada pertemuan itu memang bukan hanya saya ketemu Gio, ada Wendah. Salah satunya adalah membahas terkait isu Rp 200 juta yang selama ini dianggap oleh Gio itu sebuah hoax,” kata Jaenudin saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya, penagihan uang dalam jumlah besar seharusnya dibarengi dengan dokumen pendukung yang valid. Ia menekankan pentingnya transparansi bukti agar sebuah klaim utang tidak sekadar menjadi bola liar di media sosial yang menyudutkan salah satu pihak.

“Kalau kita nagih seseorang, paling tidak kan ada kuitansi, ada bukti transfer, bukti serah terima, atau bukti chat dan sebagainya,” ujarnya.

Meskipun isu ini sudah menjadi konsumsi publik dan berpotensi merusak nama baiknya, Giorgio Antonio dikabarkan tetap bersikap tenang dalam menghadapi tekanan tersebut. Ia tidak menunjukkan kekhawatiran berlebih karena merasa sama sekali tidak memiliki sangkutan finansial dengan Nikita Mirzani sebagaimana yang dituduhkan.

“Dia nyaman dan nyantai aja gitu, karena dia merasa itu berita yang tidak benar,” tutur Jaenudin.

Sebenarnya, Giorgio Antonio memiliki ruang hukum yang terbuka lebar jika ingin melaporkan kasus ini atas dugaan pencemaran nama baik atau fitnah. Jaenudin bahkan mengaku sempat menyarankan agar Giorgio Antonio mengambil langkah berupa laporan polisi atau gugatan perbuatan melawan hukum (PMH), namun saran tersebut tidak diambil.

“Sudahlah Bang, biarkan saja. Lebih baik saya memaafkan saja apa yang semua terjadi,” kata Jaenudin, meniru ucapan Giorgio Antonio.

Giorgio Antonio menganggap memperpanjang perselisihan ini bukanlah hal yang mendesak bagi dirinya saat ini. Selain memilih untuk memaafkan, ada pertimbangan lain yang membuatnya enggan membawa masalah ini ke meja hijau.

“Saya juga menganggap bahwa yang sebenarnya permasalahan ini tidak terlalu penting buat dia. Apalagi orang tersebut kan masih ada di dalam (penjara), menganggap nggak ada gunanya juga diperkarakan,” pungkasnya.

 

Sumber: Tanggapan Giorgio Antonio soal Persoalan Utang dengan Nikita Mirzani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *