Indonesia Menyapa, Jakarta — Seorang pria warga Parongpong, Bandung Barat, Jawa Barat, diduga merupakan perakit bom diringkus polisi. Pria berinisial MSA (25) itu telah diamankan di Polda Jawa Barat.
Dilansir detikJabar, Jumat (18/9/2026), MSA mengenakan pakaian tahanan berwarna biru saat digiring petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat. MSA mengenakan masker dan kabel ties kuning di tangannya.
Dalam kasus ini, MSA terlibat dalam tindak pidana terhadap keamanan umum, di mana dia memiliki senjata api, bahan peledak dan menyiapkan akan melakukan tindak teror di Group WhatsApp True Crime Community.
Di sebuah meja panjang, polisi juga memamerkan barang bukti yang semuanya adalah milik MSA. Barang bukti itu meliputi, satu buah mortir proyektil tank (diameter 8,8 cm, panjang 44 cm, kaliber 75-80 mm), sekitar 50 butir peluru hampa, 50 butir peluru tajam kaliber 5,5 mm, serta bermacam bahan peledak dan kimia (potasium klorat, sulfur, black powder, baking soda, aluminium powder, thinner, serbuk kasa, potasium, zinc, detonator, dan rush powder) beserta alat pembuatannya seperti cobek-muthu dan timbangan digital.
Turut disita komponen rakitan senjata api, meliputi casing granat, tiga laras senpi, per pegas, pelatuk, serta besi stainless berbentuk laras dan silinder, ditambah perlengkapan panahan lengkap (crossbow, 5 busur, sarung, kantong, tali, medali, 8 bungkus ujung anak panah logam, serta bulu, batang kayu, dan fiber).
Selain itu, petugas menyita ransel, buku, kitab, semen, bahan pendukung (sumbu, pinset, penggaris, serbuk arang, casing detonator, botol, sarung tangan latex, sumbu api fermentasi), dan aneka perkakas seperti pahat, sikat kawat, sikat gigi, mata gerinda, kape, penjepit, solder, lem tembak, plat fiber, gergaji besi, serta amplas kawat. Barang bukti pelindung dan taktis juga diamankan, terdiri dari busa dan cover helm, deker tangan dan kaki, kaca helm, alat tulis, rotary cutter, benang jahit, mata bor, empat helm baja, dan dua bungkus kunci helm.
“MSA adalah sebagai partisan di grup WhatsApp bernama True Crime Community. Yang bersangkutan ini paling aktif, perannya ada sebagai motivator kejahatan ekstrem. Jadi dia menglorifikasikan kejahatan di grup ini, ya. Dan lebih parahnya lagi adalah sebagai pembuat tutorial pembuatan bahan peledak, ya. Dia dengan kemampuan otodidaknya, kemampuan dia mempelajari sesuatu, dia mengajarkan di grup itu dan mengirimkan postingan-postingan secara aktif,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan di Mapolda Jabar, Kamis (17/9/2026).
Hendra mengungkapkan, tersangka tidak hanya sekadar bisa merakit, membuat bom dan senjata. MSA juga melakukan uji coba peledakan bom yang dibuatnya di salah satu tempat yang tidak dapat disebutkan oleh pihak kepolisian.
“Dia telah melakukan uji coba meledakkan bom-bom yang sudah dia rakit. Ada bom yang sifatnya high explosive, dia telah melakukan kurang lebih 16 kali percobaan, dengan jumlah daya ledak yang besar dan dia videokan itu. Kemudian untuk yang low explosive ini dilakukan kurang lebih percobaan 40 kali,” ungkapnya.
Sumber: Pria Diduga Perakit Bom di Bandung Barat Diciduk, Bahan Peledak Disita

