Indonesia Menyapa, Jakarta — Ayu Ting Ting mengalami kejadian tak terduga saat hendak kulineran di kawasan Sawangan, Depok. Mobil yang ditumpanginya mogok di tengah perjalanan.
Agar tetap bisa melanjutkan agenda, Ayu memesan GrabCar untuk melanjutkan perjalanan. Tak disangka, mitra pengemudi yang datang ternyata seorang perempuan.
Hal ini pun dimanfaatkan Ayu untuk ngobrol dan mengenal lebih dekat keseharian mitra GrabCar. Momen ini terekam dalam vlog Qiss You TV berjudul “Perkara Mobil Mogok Ayu Ting Ting Dapet Konten Baru!!!”.
“Jarang-jarang kita naik Grab. Ada untungnya juga mobil kita mogok,” ucap Ayu dalam tayangan vlog Qiss You TV, dikutip Selasa (15/9/2026).
Fleksibilitas Mitra Pengemudi Perempuan Grab
Mitra pengemudi GrabCar yang menjemput Ayu bernama Putri. Ia sudah lima tahun menjalani profesi sebagai mitra pengemudi Grab.
Saat bertemu Ayu, Putri bercerita soal fleksibilitas waktu yang didapat dari pekerjaannya. Ia bisa tetap bekerja sekaligus menjalankan perannya sebagai ibu dari tiga anak.
“Yang jelas waktu lebih fleksibel. Kalau ada kepentingan, kita bisa langsung pulang. Kita yang mengatur,” ungkap Putri.
Menurut Putri, fleksibilitas menjadi hal penting bagi perempuan yang memiliki tanggung jawab di rumah. Mereka dapat menentukan sendiri kapan mulai menerima order, kapan beristirahat, dan kapan kembali pulang.
Komunitas Lady Grab, Lebih dari Sekadar Teman Nongkrong

Setelah berbincang dengan Putri, Ayu melanjutkan perjalanan menuju warung bakso di kawasan Sawangan. Ia bertemu sejumlah mitra pengemudi perempuan Grab lainnya yang tergabung dalam komunitas Lady Grab.
Bagi para anggotanya, komunitas tersebut bukan sekadar tempat berkumpul. Mereka saling berbagi informasi mengenai pekerjaan, kondisi jalan, hingga situasi yang perlu diwaspadai saat berkendara. Komunitas ini juga menjadi ruang bagi para mitra pengemudi perempuan untuk berbagi pengalaman dan mendukung satu sama lain.
Salah satu mitra pengemudi, Mak Neti, bercerita soal dukungan dari anggota komunitas saat ada mitra pengemudi lainnya yang mengalami kendala.
“Kalau ada kendala di jalan, kami biasanya saling memberi kabar di grup komunitas. Teman-teman bisa ikut membantu, memberi informasi, atau memastikan kondisi kita aman,” jelas Mak Neti.
Bantuan itu dapat diberikan ketika ada anggota yang mengalami masalah kendaraan, kesulitan menemukan lokasi, atau membutuhkan informasi saat sedang bekerja. Dengan begitu, para mitra pengemudi tidak selalu menjalani aktivitasnya sendirian.
Fitur Keselamatan untuk Driver Perempuan

Selain fleksibilitas dan solidaritas komunitas, beberapa mitra pengemudi perempuan mengaku tetap menerima order hingga malam hari. Karena itu, fitur keselamatan menjadi salah satu hal yang mereka pertimbangkan ketika bekerja.
“Kalau terjadi apa-apa, kami bisa menekan tombol SOS dan ada pusat bantuan yang akan menghubungi,” kata salah satu mitra.
Fitur ini memungkinkan mitra pengemudi mendapatkan bantuan saat menghadapi situasi darurat selama perjalanan.
Berdasarkan data Grab Indonesia, sebanyak 54 persen mitra pengemudi perempuan bergabung karena alasan fleksibilitas. Sementara itu, 55 persen lainnya menyebut ingin membantu keluarga, memenuhi kebutuhan finansial, atau memperoleh penghasilan tambahan.
Grab mencatat delapan dari 10 mitra pengemudi perempuan merasa lebih aman dengan adanya fitur keselamatan. Meski begitu, fitur tersebut tidak dapat menghilangkan seluruh risiko di jalan. Hadirnya fitur keselamatan hanya menjadi dukungan tambahan untuk melengkapi kewaspadaan pribadi serta dukungan dari sesama mitra pengemudi.

Ayu Kagum dengan Kekompakan Lady Grab
Pada momen ini, Ayu juga sempat mencoba mengenakan jaket Grab. Ia juga asyik mengobrol dengan para mitra pengemudi perempuan tentang pengalaman mereka menghadapi penumpang.
Salah satu mitra pengemudi bercerita kerap menyalakan fitur penumpang perempuan. Menurutnya, perjalanan terasa lebih nyaman dan singkat ketika diisi dengan obrolan.
“Kalau sedang ingin ngobrol, saya sengaja menyalakan fitur perempuan. Jadi bisa curhat dan ngobrol,” paparnya.
Ayu berharap agar para mitra pengemudi perempuan sehat dan diberi kelancaran dalam bekerja.
“Semoga mitra pengemudi perempuan Grab selalu sehat dan berkah rezekinya. Dari cerita mereka, komunitas ini solid sekali karena saling mendukung satu sama lain,” ungkap Ayu.
Kejadian mobil mogok ternyata membawa pengalaman baru bagi Ayu. Tak hanya bisa berkenalan dengan para mitra pengemudi perempuan Grab, Ayu juga makan bersama komunitas, sekaligus mendengar langsung cerita tentang keseharian mereka di jalan.
Melalui ‘Melaju dengan Syantiek’, Grab terus mendukung para mitra pengemudi perempuan tidak hanya soal fleksibilitas waktu. Ada pula fitur keselamatan dan komunitas yang menjadi ruang bagi para mitra pengemudi untuk saling berbagi, membantu, dan menguatkan.
Sumber: Cerita Ayu Ting Ting Nongkrong Bareng Komunitas Lady Grab Usai Mobil Mogok

