Indonesia Menyapa, Jakarta — Sekitar 280 ribu lebih jumlah UMKM di kabupaten Sumenep yang tercatat di Dinas Koperasi, UMKM dan Perindag setempat saat ini sedang aktif untuk mendongkrak perekonomian masyarakat yang banyak memberikan manfaat.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Diskop UMKM dan Perindag Sumenep Moh Ramli pada sesi dialog Kopi Pagi RRI.
Ramli mengatakan angka tersebut sekitar 25 persen dari angka penduduk di Kabupaten Sumenep yang memberikan kontribusi cukup besar bagi masyarakat.
” Artinya kontribusinya besar terutama di sisi penyerapan tenaga kerja. Kami mengklaim UMKM telah nyata menunjukkan bahwa warga kita sudah berusaha atau bekerja dengan segala macam kegiatan ” katanya Selasa (25/6/2024).
Dirinya mengakui jika dalam perjalanan UMKM pasti menemui kendala yang bisa membuat roda perekonomian tidak stabil.
Meskipun demikian, pihaknya terus berupaya untuk memberikan solusi bagi pelaku UMKM agar bisa membantu dalam mengentaskan kemiskinan terutama membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
” Seperti covid lalu, semuanya terdampak. Ada beberapa kendala seperti permodalan, kualitas SDM dan lainnya. Kamipun berupaya mendorong pelaku UMKM untuk terus memberikan solusi ” ujarnya
Disisi lain, pembaharuan data terus dilakukan Diskop UMKM dan Perindag Sumenep melalui sejumlah media baik pendaftaran usaha, bahkan melibatkan pendamping UMKM agar pergerakan usaha masyarakat bisa terpantau dalam mengurangi angka kemiskinan.

