Sosok Sherly Annavita, Influencer Wanita Diteror setelah Mengkritik Penanganan Banjir Sumatra

Peristiwa

Indonesia Menyapa, Jakarta — Aksi teror dialami seorang konten kreator wanita bernama Sherly Annavita Rahmi.

Mobilnya yang terparkir di luar rumah dicoret-coret menggunakan cat emprot atau pilox oleh orang tidak dikenal.

Ia menemukan satu kantong plastik berisi telur busuk yang dilempar ke depan rumah.

Terdapat gulungan kertas berisi pesan bernada ancaman yang meminta Sherly tidak menjadikan banjir Sumatra sebagai konten.

Wanita 32 tahun itu juga mendapat pesan ancaman melalui WhatsApp maupun media sosial.

Sherly Annavita lahir di Lhokseumawe, Aceh dan sering mengkritisi penanganan bencana banjir yang melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh.

Salah satu hal yang dikritik adalah distribusi bantuan ke wilayah Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang.

Menurut Sherly, wilayah tersebut terisolir karena banyak jembatan ambruk.

Selain itu, ia turut mengkritik penolakan terhadap bantuan asing yang diperlukan para korban banjir.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (30/12/2025), jumlah korban meninggal akibat banjir Sumatra sebanyak 1.141 orang.

Untuk korban yang masih dinyatakan hilang tercatat 163 orang.

Dalam akun Instagramnya @sherlyannavita, ia meminta Presiden Prabowo menyoroti aksi teror yang dialaminya.

“Dm instagram dan no pribadi juga sudah berhari-hari tidak luput dari makian dan ancaman.”

“Semoga cara-cara seperti ini tidak lagi dilanjutkan. Karena merugikan kita semua sebagai sebuah bangsa.”

“NB: Lokasi kejadian di Jakarta. Izin lapor ya Bapak @prabowo,” tulisnya pada Selasa (30/12/2025).

Ia telah melapor ke ketua RT dan berharap aksi teror terekam kamera CCTV.

Teror terjadi saat malam hari dan salah satu warga mendapati mobil Sherly dalam kondisi dicoret-coret saat subuh.

“Teman-teman, pagi ini Sherly baru keluar dari tempat tinggal dan Sherly mendapati ini di depan ada satu kantong telur yang sudah dilemparkan dan ini pecahannya. Teman-teman bisa lihat sampai ke sana,”

“Dan tadi di depan sini, saya juga mendapati gulungan kertas,” ungkapnya.

Pengancaman dan teror pernah dialami Sherly tahun 2019 lalu setelah diundang di acara Indonesia Lawyers Club.

Saat itu, Sherly mengkritik pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan.

Pada tahun 2014 dan 2019, Sherly mengaku sebagai pendukung Prabowo dalam kontestasi Pemilihan Presiden.

Namun, tahun 2024 ia tidak mendukung Prabowo karena menolak pencalonan Gibran sebagai Wakil Presiden.

 

Sumber: Sosok Sherly Annavita, Influencer Wanita Diteror setelah Mengkritik Penanganan Banjir Sumatra – TribunNews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *