Penguatan Ekosistem Digital Jadi Strategi KemenUMKM Perluas Pasar UMKM

UMKM

Indonesia Menyapa, Denpasar — Kementerian UMKM menegaskan bahwa penguatan ekosistem digital dan kemitraan usaha menjadi langkah strategis untuk mempercepat pengembangan UMKM agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat. Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, dalam acara Tribun Bali Award di Denpasar, Jumat (29/5).

Bagus menjelaskan bahwa UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Namun, sebagian besar pelaku usaha masih berada pada kategori mikro sehingga perlu didorong untuk meningkatkan kapasitas usaha, produktivitas, kreativitas, dan akses pasar agar dapat berkembang lebih luas.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, platform digital, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM. Ia juga mengapresiasi berbagai inisiatif digital yang membantu memperluas pemasaran produk lokal dan membuka peluang bagi UMKM untuk masuk ke pasar yang lebih besar.

Kementerian UMKM melihat peluang pasar yang sangat besar bagi pelaku usaha, salah satunya melalui belanja barang dan jasa pemerintah yang mencapai sekitar Rp1.100 triliun per tahun. Dari jumlah tersebut, minimal 40 persen dialokasikan untuk produk UMKM. Selain itu, pelaku usaha juga dapat memanfaatkan platform PaDi UMKM yang dikembangkan BUMN untuk memperluas akses pasar.

Dalam kesempatan tersebut, Bagus turut memperkenalkan SAPA UMKM, sebuah platform layanan terpadu yang sedang dikembangkan Kementerian UMKM. Platform ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai kebutuhan pelaku usaha dalam satu sistem, mulai dari pengurusan legalitas, sertifikasi halal, akses pembiayaan, hingga layanan ekspor dan pendampingan usaha.

Selain digitalisasi, pemerintah juga terus memperkuat kemitraan bisnis berbasis klaster melalui skema holding UMKM yang menghubungkan usaha mikro, kecil, menengah, dan usaha besar. Model ini diharapkan mampu meningkatkan standar produk, memperluas pasar, serta mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

Bagus menegaskan bahwa Kementerian UMKM akan terus berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha kecil dengan ekosistem bisnis yang lebih luas. Melalui penguatan digitalisasi dan kemitraan yang berkelanjutan, UMKM diharapkan dapat tumbuh lebih kuat dan menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

 

Sumber: Penguatan Ekosistem Digital Jadi Strategi KemenUMKM Perluas Pasar UMKM – Berita Koperasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *