Indonesia Menyapa, Yogyakarta — Pemerintah Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung digitalisasi ekonomi kerakyatan. Melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Bisnis Dinas Perdagangan, Pemkot Yogyakarta kini mengoptimalkan penjualan produk pasar rakyat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara daring melalui Beringharjo Official Store (BOS) di berbagai marketplace.
Kerja sama strategis perdana telah dijalin dengan Tokopedia, memungkinkan masyarakat membeli produk-produk khas Pasar Beringharjo kapan saja dan dari mana saja. Kepala UPT Pusat Bisnis Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Agung Dini Wahyudi Soelistyo menjelaskan, bahwa optimalisasi akun BOS terus berjalan.
“Dengan adanya BOS, harapan kita jangkauan promosi dan penawaran produk pasar rakyat Yogya akan semakin luas,” kata Agung, Minggu (15/6/2025).
Saat ini, dijelaskan Agung, Beringharjo Official Store Tokopedia telah tersedia sebanyak 117 produk pasar rakyat dan UMKM Kota Yogyakarta. Produk-produk ini, yang berasal dari 32 pedagang dan telah melalui kurasi ketat, termasuk sertifikasi pangan industri rumah tangga dan halal untuk produk makanan.
Agung menambahkan, ragam produk yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari fesyen, perlengkapan ibadah, kerajinan, makanan dan minuman khas seperti gudeg kaleng, hingga sayur segar dan aksesori.
Sejak diluncurkan pada 22 Mei 2025, beberapa produk BOS di Tokopedia sudah mulai terjual, seperti gula aren jahe. Meskipun penjualan belum masif karena masih dalam tahap awal, optimalisasi akun BOS akan terus digencarkan melalui promosi dan perluasan ke marketplace lain.
“Penjualan belum terlalu banyak karena masih baru launching dan perlu optimalisasi di iklan terutama. Produk yang menarik terutama makanan dan minuman kemasan khas yang ada di Pasar Beringharjo, misalnya abon dan gula jahe,” ucap Agung.
Pemkot Yogyakarta berencana untuk memperluas jangkauan BOS ke TikTok Shop seiring dengan transisi platform Tokopedia dan TikTok Shop. Tak berhenti di situ, pada tahun depan, BOS juga akan merambah ke Shopee, membuka lebih banyak pintu bagi produk lokal Yogyakarta.
Agung juga mengungkapkan bahwa berbagai program promosi akan dilakukan, termasuk bergabung dalam program e-commerce seperti Harbolnas dan diskon tanggal cantik, serta mengajak perbankan mitra Dinas Perdagangan untuk memberikan cashback dan promo pembelian di Beringharjo Official Store.
UPT Pusat Bisnis Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta berperan aktif sebagai operator BOS. Mereka tidak hanya membantu kurasi produk, tetapi juga memfoto produk secara profesional dan mengunggahnya ke akun BOS, mengatasi keterbatasan literasi digital sebagian pedagang. Setelah pesanan masuk, pihak BOS akan menghubungi pedagang untuk pengemasan produk, kemudian produk diantar ke kantor BOS untuk pelabelan, resi, dan pengiriman.
“Beringharjo Official Store memberikan kemudahan untuk bisa membeli produk dari pasar rakyat khususnya Beringharjo. Menjadi pilihan toko online bagi masyarakat yang kita jamin produk dan kualitasnya, harga yang kompetitif dan program bebas ongkir akan mengikuti promosi yang direncanakan,” ujar Agung.
Salah satu pedagang Pasar Beringharjo Biworo Retno, yang menjual gula jahe dan abon, merasakan langsung manfaat BOS.
“Alhamdulillah, baru beberapa hari diposting, langsung ada yang beli abon dan gula jahe. Harapannya jualan makin laris dan pembelinya dari mana saja dan bisa dikirim ke mana-mana,” ujar Retno antusias.
Kehadiran Beringharjo Official Store diharapkan mampu mengangkat potensi produk pasar rakyat dan UMKM Yogyakarta ke kancah yang lebih luas.
Sumber: RRI.co.id – Beringharjo Official Store Dukung Digitalisasi Ekonomi Kerakyatan

