Indonesia Menyapa, Jakarta — Menjaga kulit di tengah aktivitas yang padat menjadi perhatian tersendiri bagi Yuki Kato. Sebagai aktris yang juga aktif berolahraga, ia harus berhadapan dengan berbagai kondisi.
Mulai dari aktivitas outdoor hingga rutinitas syuting yang membuatnya terpapar lighting dan sinar matahari. Yuki mengaku pemahamannya soal penggunaan sunscreen pun mengalami perubahan.
“Dulu aku tuh berpikirnya gini, oh kalau sunscreen, sama kayak namanya ‘sun dan screen’, itu kan pelindung matahari. Jadi kalau aku keluar saja baru pakai sunscreen,” ujarnya ditemui di ASHTA District 8, Jakarta Selatan, kemarin.
Yuki Kato kemudian menyadari bahwa perlindungan kulit tetap dibutuhkan meski sedang beraktivitas di dalam ruangan.
“Setelah ngobrol dan dapat banyak insight, baru disadarkan kalau dalam ruangan pun kita tetap perlu pakai sunscreen,” ujarnya.
Kesadaran itu kian relevan, sebab dalam satu waktu Yuki Kato berolahraga tenis, lari, dan syuting sekaligus.
“Terlebih aku ya, kegiatannya cukup gado-gado, nanti tenis, habis itu lari, apalagi aku syuting juga, terpapar lighting dan sinar matahari langsung,” tuturnya.
Diungkapkan Yuki Kato saat hadir dalam talkshow Wardah Skin Longevity Clinic, penggunaan sunscreen bukan lagi sesuatu yang hanya dilakukan pada kondisi tertentu. Selaras dengan itu, Vina Yolanda selaku Kepala Deputi Produk menjelaskan adanya inovasi terapan untuk mendukung skin resilience.
Produk tersebut diperkaya dengan UV Thermal Relief, Vegan PDRN, Medecca-12, dan provitamin D. Wardah mengusung pendekatan Sun Protection to Skin Preservation sebagai langkah untuk mendukung kesehatan kulit dalam jangka panjang atau skin longevity.
“Wardah Vegan PDRN Physical Sunscreen hadir untuk memberikan perlindungan kulit terhadap paparan UV (UV-damaged) dan panas (heat-damaged) sekaligus mendukung skin resilience, yaitu kemampuan kulit untuk bertahan dan pulih dari dampak paparan sehari-hari,” tutupnya.
Sumber: Yuki Kato Bicara Krusialnya Perlindungan Kulit di Tengah Syuting-Olahraga

