Indonesia Menyapa, Jakarta — Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diharapkan dapat memanfaatkan teknologi finansial untuk pengelolaan transaksi dan keuangan yang lebih efisien, terutama dalam momentum Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
Pemanfaatan teknologi ini dinilai strategis untuk membantu UMKM menangkap peluang peningkatan permintaan pasar sekaligus memperkuat daya saing produk mereka.
Dorongan ini disampaikan dalam talkshow edukatif Pintar Bareng, hasil kolaborasi GoPay dan MOKA dengan PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya melalui Hub UMK Jakarta Raya.
Program bertema “Growing Through Collaboration UMKM Connect” ini bertujuan memperkuat kapasitas UMKM dalam menghadapi peningkatan aktivitas ekonomi selama Ramadan.
Melalui aplikasi GoPay Merchant dan sistem kasir digital MOKA, UMKM dapat mengelola penjualan, stok, dan laporan keuangan secara *real-time*.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyatakan bahwa Ramadan adalah periode penting bagi UMKM untuk meningkatkan kinerja usaha.
Menurutnya, peningkatan permintaan pasar selama Ramadan membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar.
“Kami percaya Ramadan adalah momen yang tepat bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar dan mengelola usaha dengan lebih efisien. Melalui edukasi ini, kami optimis UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang,” ujar Andy dalam siaran pers, Senin (2/3/2026).
Penguatan kapasitas UMKM melalui pelatihan dan edukasi menjadi bagian penting untuk mendorong pemanfaatan peluang tersebut secara optimal.
Program edukasi bersama GoPay dan MOKA ini merupakan upaya PLN melalui Hub UMK Jakarta Raya untuk mendampingi UMKM dalam meningkatkan kualitas pengelolaan bisnis, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital.
Teknologi Finansial untuk Pengelolaan Usaha
Pelaku UMKM diperkenalkan dengan berbagai fitur teknologi finansial untuk membantu pencatatan transaksi dan pengelolaan keuangan secara sistematis.
Aplikasi GoPay Merchant dan sistem kasir digital MOKA memungkinkan UMKM memantau aktivitas penjualan secara langsung.
Teknologi ini membantu pencatatan transaksi, pengelolaan stok, dan penyusunan laporan keuangan secara otomatis.
Dengan sistem digital, UMKM dapat mengetahui perkembangan penjualan secara cepat dan akurat, termasuk peningkatan transaksi selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
Head of GoPay Merchants, Haryanto Tanjo, mengatakan bahwa Ramadan adalah periode penting bagi UMKM karena peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami melihat Ramadan sebagai periode penting bagi para UMKM, dan kolaborasi GoPay, UMK PLN dan MOKA yang diwujudkan dalam program Pintar Bareng ini diharapkan dapat membantu UMKM menangkap peluang yang ada untuk pengembangan usaha secara optimal,” kata Haryanto.
Pemanfaatan teknologi finansial dapat membantu UMKM menjalankan operasional bisnis secara efisien dan meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan.
Kolaborasi Dukung Pengembangan UMKM
Program Pintar Bareng merupakan kolaborasi antara GoPay, MOKA, dan PLN melalui Hub UMK Jakarta Raya dalam mendukung penguatan kapasitas UMKM.
Sumber: UMKM Didorong Manfaatkan Teknologi Finansial Saat Ramadan

