Indonesia Menyapa, Santa Clara — Timnas Amerika Serikat protes kartu merah Folarin Balogun. AS lantas mempertanyakan Lionel Messi yang tidak dihukum karena tindakan serupa.
AS memang mengunci tiket Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Bosnia-Herzegovina 2-0 di San Francisco Bay Area Stadium, Kamis (2/7/2026) pagi WIB. Gol-gol dibuat Balogun dan Malik Tillman.
Tapi, kemenangan AS itu dibayar mahal dengan kartu merah yang didapat Balogun pada menit ke-64. Balogun dianggap melakukan pelanggaran keras dengan menaruh kaki di engkel kaki pemain Bosnia Tarik Muharemovic.
Kartu merah Balogun didapat setelah wasit Raphael Claus meninjau VAR. Kartu merah itu memang tidak menghalangi jalan AS ke babak berikutnya, tapi Balogun harus absen saat bertemu Belgia pekan depan.
Kehilangan Balogun tentu merugikan AS mengingat dia adalah andalan di lini serang dengan empat gol. AS pun meradang karena hukuman kartu merah itu mengingat pelanggaran Balogun tidak disengaja.
Tim Paman Sam langsung menyindir FIFA dengan unggahan di akun X mereka soal pelanggaran serupa yang dilakukan Messi ke pemain Aljazair Aissa Mandi di fase grup lalu.

“Sekadar mengingatkan bahwa striker Timnas AS Folarin Balogun dikartumerah karena tekel ini usai ditinjau VAR,” ujar pernyataan akun X @USMNTOnly
“Di awal turnamen, Lionel Messi bahkan tidak dikartukuning atau bahkan dicek VAR karena pelanggaran serupa.”
Timnas AS berencana mengajukan banding kepada FIFA atas kartu merah Balogun tersebut. Tapi, media-media internasional menyebut upaya AS itu bakal sia-sia karena sudah ditinjau melakukan VAR.
Dear FIFA, pilih kasih nih?

