Taman Delonix, Hidden Gem di Jaktim, Tinggalan Anies Baswedan

Destinasi Wisata

Indonesia Menyapa, Jakarta — Mencari tempat untuk bersantai jauh dari keramaian Jakarta tidak selalu berarti harus pergi ke mall. Di kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, terdapat ruang terbuka hijau yang tenang. Taman Delonix menawarkan tempat istirahat yang damai bagi pengunjung.

Taman ini, yang terletak di samping kawasan perumahan, berfungsi sebagai tempat perlindungan penting bagi komunitas lokal. detikTravel berkunjung untuk menjelajahi dan merasakan suasana taman ini, yang merupakan bagian penting dari inisiatif “100 Taman Maju Bersama”.

Saat pengunjung memasuki area taman, detikTravel disambut oleh gerbang yang dihiasi atap hijau yang rindang, menciptakan suasana tenang sejak awal. Sebuah plakat logam menyambut pengunjung.

 

Taman Delonix di Pekayon, Jakarta Timur
Taman Delonix di Pekayon, Jakarta Timur (Hans Wilhem/detikcom)

 

“Wajah Jakarta bukan hanya kumpulan gedung tinggi dan jejaring jalan raya, melainkan juga sebaran ratusan taman kota yang menjadi oase di antara keriuhan suasana urban,” keterangan plakat tersebut.

Prasasti tersebut menandakan bahwa Taman Delonix diresmikan sebagai Taman Maju Bersama oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan, pada Oktober 2022.

Menurut Alwi, petugas parkir setempat, suasana taman terbilang tenang saat hari kerja. Namun, geliat aktivitas baru terasa saat akhir pekan tiba.

“Ya kalau Minggu, lumayan banyak yang datang, Ramainya Sabtu-Minggu,” ujarnya kepada derikTravel, Senin (9/2/2026).

 

Taman Delonix di Pekayon, Jakarta Timur
Taman Delonix di Pekayon, Jakarta Timur (Hans Wilhem/detikcom)

 

Awi mencatat bahwa sebagian besar pengunjung taman adalah warga lokal Pekayon, dengan sesekali kehadiran satu atau dua orang dari luar daerah. Taman ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat yang tenang tetapi juga sebagai lokasi bagi warga untuk berolahraga pagi.

Taman Delonix memiliki keanekaragaman vegetasi yang menonjol. Berdasarkan pantauan detikTravel selain terdapat tanaman hias, terdapat pohon cemara Jepang, pohon Ketapang yang tumbuh secara alami, dan pohon Rambutan yang sudah lama berdiri.

Perhatian para traveler, pastikan untuk mencatat jam operasional sebelum kunjungan Anda. Taman ini tidak beroperasi 24 jam.

“Sore jam 6 biasanya sudah tutup. Lampu memang nyala jam 6 lewat, tapi kalau sudah jam segitu biasanya disuruh pulang,” kata Awi.

Alasannya sederhana namun tegas, keamanan dan ketertiban. Awi mengaku khawatir jika taman menjadi gelap dan sepi, tempat ini malah disalahgunakan.

“Takutnya terjadi apa-apa karena gelap, nanti malah dipakai buat pacaran,” ujar dia.

Hal ini sesuai dengan pedoman resmi yang ditetapkan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, sebagaimana tercantum di lokasi. Pengumuman yang bertajuk “Taman Nyaman untuk Semua” secara tegas melarang perilaku yang tidak pantas, merokok di dalam taman, membawa senjata tajam, dan tindakan vandalisme.

Meskipun demikian, Awi menyadari bahwa sejumlah pengunjung muda, terkadang ada beberapa yang masih berkeliaran hingga malam. Taman Delonix tetap dipantau secara efektif.

“Di sini ada CCTV, di taman ini ada lima,” kata Awi.

Bagi Anda yang ingin mencari udara segar, mengerjakan tugas sekolah, atau sekadar piknik tipis-tipis, Taman Delonix bisa menjadi pilihan yang pas. Ingat, selalu jaga kebersihan dan patuhi aturan yang berlaku ya, detikers!

 

Sumber: Taman Delonix, Hidden Gem di Jaktim, Tinggalan Anies Baswedan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *