Serangan Udara Israel Tewaskan Anak Pejabat Gaza

Peristiwa

Indonesia Menyapa, Gaza — Serangan udara Israel ke wilayah Gaza menewaskan seorang pria bernama Baseer al-Barsh. Ia diketahui merupakan putra dari Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, Munir al-Barsh.

Dilansir AFP, Minggu (20/9/2026), saat berbicara dalam pemakaman putranya, Munir al-Barsh mengatakan pembunuhan tersebut merupakan “kelanjutan dari kejahatan (Israel)”.

Termasuk Baseer al-Barsh, terdapat empat orang yang tewas akibat serangan udara Israel tersebut. Salah satu korban di antaranya yakni seorang anak perempuan berusia 10 tahun.

Sebuah pernyataan dari Kementerian Kesehatan Gaza menyebut anak tersebut “meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya pagi ini akibat tembakan tentara Israel di sebelah utara kamp Nuseirat di Jalur Gaza bagian tengah”.

Selain itu, dua warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka dalam dua serangan terpisah di dekat Kota Gaza. Informasi ini diperoleh dari Rumah Sakit al-Shifa Gaza dan Badan Pertahanan Sipil Gaza-sebuah lembaga penyelamatan yang beroperasi di bawah otoritas Hamas.

Militer Israel belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari AFP terkait serangan-serangan tersebut.

Pada Oktober tahun lalu, Israel menyepakati gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat. Namun, sejak saat itu, Israel terus bergerak lebih jauh ke dalam wilayah Gaza.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan tidak akan ada penghentian serangan yang menargetkan Hamas-kelompok yang memimpin serangan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023-serta tidak akan ada penarikan pasukan dari Gaza hingga Hamas menyerahkan seluruh senjatanya.

 

Sumber: Serangan Udara Israel Tewaskan Anak Pejabat Gaza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *