Indonesia Menyapa, Bekasi — Istri mendiang Sandy Permana, Ade Andriani mengungkapkan momen terakhir dirinya dengan sang suami.
Pada Sabtu (11/1), Sandy sempat mengantarkan Ade ke Palembang.
Kemudian, Sabtu malam, pemain sinetron Mak Lampir itu kembali menjemput sang istri.
“Pas malam dia jemput saya juga enggak ada ngomong apa-apa. Kami beli makan, sampai rumah kami makan bareng di kamar berdua jam 12 malam. Makan bareng, ngobrol saja biasa,” ujar Ade Andriani di kawasan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Setelah itu, dirinya masih sempat mengobrol dengan Sandy hingga pukul 02.00 WIB, lantaran pria tersebut mengaku tak bisa tidur.
Ade mengaku dirinya tak merasakan keanehan maupun firasat tidak enak mengenai sang suami.
“Masih ngobrol biasa saja, dia tanya karena saya ada urusan di Palembang dia tanya ‘ke mana saja, apa saja’, begitu. Cerita tentang ke Palembang saja, enggak ada firasat apa-apa. Dan sebelum-sebelumnya juga enggak ada keanehan enggak ada apa,” tuturnya.
Dia mengungkapkan, dirinya dan Sandy Permana, bahkan sempat merencakanan pergi ke Bandung bersama ketiga anaknya pada Minggu (12/1).
Rencananya, Sandy dan keluarga berangkat ke Bandung pada siang hari.
“Kemarin itu rencananya mau ke Bandung mengajak anak jalan-jalan. Saya tanya, ‘jadi enggak ayah kita ke Bandung?’, ‘jadi’, katanya, tetapi setelah subuh ya siangan saja jam 11, katanya. Karena saya mau ini dulu mau nyiapin bakso untuk karyawan-karyawan biasanya datang kami stok dulu,” ucap Ade Andriani.
Namun, nahas, Sandy Permana meninggal dunia setelah diduga ditusuk di sekitar kediamannya, kawasan Cisaruah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dan melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.
Sumber: Sebelum Tewas, Sandy Permana Berencana Mengajak Keluarga Jalan-Jalan

