Sebelum Demo di DPR, BEM SI Segel Kemendikti dan Kemendikdasmen

Peristiwa

Indonesia Menyapa, Jakarta — BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan penyegelan secara simbolik terhadap Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta DPR.

Penyegelan ini adalah penanda bahwa persoalan pendidikan tidak boleh terus dibiarkan berjalan tanpa kepastian.

Aksi penyegelan diposting di media sosial BEM SI pada Minggu (4/10/2026):

PENDIDIKAN BELUM MERDEKA MAKA KEMENTERIAN DAN DPR KAMI SEGEL

Hari ini, BEM Seluruh Indonesia melakukan penyegelan secara simbolik terhadap Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta DPR.

Penyegelan ini bukan sekadar aksi simbolik. Ini adalah penanda bahwa persoalan pendidikan tidak boleh terus dibiarkan berjalan tanpa kepastian.

“Kami ingin memastikan bahwa pembahasan RUU Sisdiknas benar-benar menghadirkan keberpihakan kepada rakyat: pendidikan yang gratis, adil, merata dan berkualitas dari Aceh-Papua dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi,”

“Sebab pendidikan tidak boleh menjadi hak yang hanya dapat dinikmati oleh mereka yang mampu,” tulis BEM SI.

Jika pendidikan adalah hak rakyat, maka negara wajib memastikan rakyat benar-benar dapat mengaksesnya.

Segel ini adalah pesan kepada para pengambil kebijakan, jangan buka kembali ruang-ruang itu hanya untuk melanjutkan rutinitas.

Buka ketika pendidikan Indonesia benar-benar menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat.

Dari Aceh hingga Papua, suara itu satu

Dari SD hingga perguruan tinggi, hak pendidikan harus diperjuangkan.

PENDIDIKAN HARUS GRATIS
PENDIDIKAN HARUS MERATA
PENDIDIKAN HARUS BERPIHAK PADA RAKYAT

 

Mahasiswa Demo di DPR Pukul 13.00 WIB, Desak Pendidikan Gratis dan Guru Sejahtera

Kawasan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta pada Senin (5/10/2026) pukul 13.00 WIB bakal dikepung aksi demo.

Aksi ini digawangi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), yang menuntut pendidikan gratis apapun harganya.

Melalui akun media sosialnya, BEM SI untuk memposting ajakan seruan aksi nasional tersebut:

“SERUAN AKSI NASIONAL DESAK RUU SISDIKNAS”

Pendidikan harus GRATIS apapun harganya

Titik Kumpul: tanya kanan kirimu

Titik Aksi: DPR RI

Pukul: 13.00 WIB

Mengajak mahasiswa bersama seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk turun ke jalan.

“Pendidikan gratis bukan sekadar janji. Ia adalah hak yang benar-benar harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Dari Aceh hingga Papua, dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi,”

“Begitu pula dengan guru dan tenaga pendidik, mereka yang setiap hari berdiri di depan kelas, mencerdaskan generasi bangsa, berhak mendapatkan kesejahteraan, kepastian dan penghargaan yang layak,”

“Maka perjuangan ini tidak cukup hanya dibicarakan. Kita harus hadir. Kita harus bersuara. Kita Harus mengawal,”

BEM Seluruh Indonesia menyerukan unruk memperjuangkan pendidikan gratis, guru sejahtera dan pendidikan berkeadilan.

Karena hari ini kita memperjuangkan pendidikan untuk masa depan jutaananak bangsa

5 OKTOBER 2026-DPR RI

SAATNYA MAHASISWA DAN SELURUH MASYARAKAT INDONESIA TURUN DAN BERSUARA.

 

DEMO DI DPR - Mahasiswa bakal gelar demo di DPR RI pada Senin (5/10/2026) desan pendidikan gratis hingga guru dan tenaga pendidikan harus sejahtera.
DEMO DI DPR – Mahasiswa bakal gelar demo di DPR RI pada Senin (5/10/2026) desan pendidikan gratis hingga guru dan tenaga pendidikan harus sejahtera. (HO/IST/BEM SI)

 

4 Tuntutan:

  1. Desak pembahasan dan revisi UU Sisdiknas secara partisipatif dan komperhensif
  2. Mendesak pemerintah untuk merealisasikan pendidikan gratis
  3. Sejahterakan guru dan tenaga pendidik.
  4. Jamin keberlanagsungan PTS dalam kebijakan pendidikan tinggi gratis.

Do & DON,T

  • Pastikan fisik dan amental prima
  • Kenakan almamater
  • Pahami tuntutan aksi
  • Ikuti instruksi koordinator lapangan
  • Jangan mudah terprovokasi
  • Jangan membawa senjata tajam
  • Jangan merusak fasilitas umum
  • Jangan terpisah dari rombongan atau barisan.

Waspada Kemacetan di Sekitar DPR

Pengendara yang akan melintas di kawasan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin (5/10/2026) diminta bersiap menghadapi potensi kepadatan lalu lintas.

Pasalnya, aksi mahasiswa dijadwalkan berlangsung di kawasan Gedung DPR RI mulai sekitar pukul 13.00 WIB.

Aksi tersebut berpotensi memengaruhi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks parlemen.

Kepadatan dapat terjadi seiring meningkatnya aktivitas massa, kendaraan peserta aksi, maupun penerapan rekayasa lalu lintas oleh petugas di lapangan.

Bagi masyarakat yang memiliki aktivitas atau perjalanan menuju Jakarta pada Senin siang, khususnya yang melintasi kawasan Senayan dan sekitarnya, kondisi lalu lintas perlu diperhatikan sejak sebelum perjalanan dimulai.

Pengguna jalan yang tidak memiliki kepentingan di kawasan DPR RI disarankan mempertimbangkan jalur alternatif untuk menghindari kemungkinan antrean kendaraan maupun pengalihan arus.

Sementara bagi masyarakat yang tetap harus melintas di kawasan tersebut, penting untuk memantau perkembangan situasi lalu lintas secara berkala. Rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

Dengan adanya aksi mahasiswa tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya mengandalkan rute perjalanan seperti biasa. Mengecek kondisi lalu lintas sebelum berangkat dan menyiapkan jalur alternatif dapat menjadi pilihan untuk menghindari keterlambatan.

Kondisi di sekitar Gedung DPR RI juga dapat berubah mengikuti perkembangan massa aksi. Karena itu, pengguna jalan sebaiknya mengikuti arahan petugas lalu lintas apabila terjadi pengalihan arus di sekitar lokasi.

Bagi warga yang hendak menuju Jakarta pada Senin (5/10/2026), terutama pada siang hingga sore hari, sebaiknya memperhitungkan waktu perjalanan dan mengantisipasi kemungkinan kepadatan di kawasan Senayan.

Aksi mahasiswa ini menjadi perhatian karena membawa isu pendidikan, khususnya tuntutan mengenai pendidikan gratis serta kesejahteraan dan kepastian bagi guru dan tenaga pendidik.

Masyarakat pun diimbau tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Jika tidak memiliki keperluan di sekitar Gedung DPR RI, memilih rute lain dapat menjadi langkah untuk menghindari dampak lalu lintas dari aksi tersebut.

 

Sumber: Sebelum Demo di DPR, BEM SI Segel Kemendikti dan Kemendikdasmen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *