SAPA UMKM Perkuat Integrasi Data dan Daya Saing Pelaku Usaha di Kalsel

UMKM

Indonesia Menyapa, Jakarta — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya dengan mendukung pendataan dan integrasi UMKM melalui platform SAPA UMKM Tahun 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmaddin MY, melalui Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Muhriadi, saat membuka Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pendataan UMKM melalui SAPA UMKM Tahun 2026 di Banjarbaru, Rabu (4/11/2026).

Rahmaddin menyampaikan bahwa pemerintah ingin memastikan kehadirannya dalam setiap proses pertumbuhan dan perkembangan UMKM. Karena itu, diperlukan integrasi data agar kebijakan pemberdayaan dapat disusun secara akurat dan tepat sasaran.

“SAPA UMKM akan menjadi wadah tunggal yang lebih dinamis dan real time untuk mengelola kebutuhan UMKM Indonesia,” demikian disampaikan Muhriadi.

Ia menjelaskan, SAPA UMKM merupakan superapp dan pusat layanan terpadu yang dikembangkan Kementerian UMKM RI untuk mendukung pemberdayaan pelaku usaha melalui berbagai layanan, seperti informasi pembiayaan, pelatihan, pemasaran hingga pengurusan legalitas usaha.

Melalui platform tersebut, pemerintah diharapkan memperoleh data UMKM yang lebih akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan. Sementara bagi pelaku usaha, SAPA UMKM memberikan kemudahan dalam mengakses berbagai layanan, perlindungan hukum dan peluang mendapatkan insentif.

Selain itu, SAPA UMKM menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha melalui pemanfaatan teknologi digital. Platform ini juga dirancang untuk mengintegrasikan berbagai aplikasi dan layanan yang sebelumnya berjalan secara terpisah.

“Dari sisi pemerintah, ini akan memperoleh keakuratan data dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Sedangkan dari sisi UMKM, mereka akan dengan mudah terkoneksi terhadap berbagai pelayanan dan peluang insentif yang lebih menguntungkan,” ujarnya.

Rahmaddin berharap, melalui integrasi tersebut, pelaku UMKM tidak lagi terbebani proses administrasi yang rumit sehingga dapat lebih fokus dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kapasitas bisnisnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemprov Kalsel untuk memberikan fasilitasi secara maksimal dalam mendukung pengembangan UMKM di daerah, termasuk mendorong peningkatan daya saing dan percepatan UMKM naik kelas.

Melalui rapat koordinasi dan sosialisasi ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan pelaku usaha dalam mendukung pendataan melalui SAPA UMKM, sehingga pengembangan UMKM di Kalimantan Selatan dapat berjalan lebih terarah dan tepat sasaran.

 

 

Sumber: SAPA UMKM Perkuat Integrasi Data dan Daya Saing Pelaku Usaha di Kalsel – Media Center Provinsi Kalimantan Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *