Indonesia Menyapa, Jakarta — Pemerintah Kabupaten Nunukan terus memaksimalkan Ruang Terbuka Hijau ( RTH ), sebagai ruang publik yang nyaman, sekaligus mendukung ekonomi lokal.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Nunukan, Fredyanto Gromiko, menjelaskan bahwa tahun 2025 lalu pihaknya menerima bantuan CSR dari PT Taspen untuk perbaikan kawasan RTH.
“Bantuan tersebut digunakan untuk mengganti paving block yang rusak, merenovasi pendopo, serta memasang lampu taman di beberapa titik,” ujar Fredyanto kepada TribunKaltara.com saat ditemui di Nunukan, Rabu (18/3/2026).
Dengan anggaran sekitar Rp 50 juta, DLH Nunukan berusaha memaksimalkan perbaikan agar RTH lebih fungsional, dan nyaman bagi masyarakat.
Fredyanto menambahkan, perbaikan ini juga berdampak positif bagi para pedagang UMKM.
“Paving block yang telah diperbaiki kini dimanfaatkan oleh para pedagang.
Dengan kondisi yang lebih baik, aktivitas mereka menjadi lebih lancar dan tertata,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa fungsi utama RTH tetap harus menjadi prioritas.
“RTH bukan hanya ruang terbuka, tetapi juga memiliki fungsi estetika, lingkungan, dan sosial.
Kami berharap suasana rindang, teduh, dan hijau tetap dipertahankan agar fungsi RTH optimal,” tambah Fredyanto.
Selain RTH milik pemerintah, Fredyanto juga menyoroti kontribusi RTH privat milik swasta.
Beberapa kantor swasta sudah menata halaman hijau mereka, dan ini dihitung sebagai bagian dari total RTH kota.
Saat ini, beberapa RTH besar berada di area kantor bupati, kantor DPRD, dan median jalan yang ditanami tanaman dan pohon.
Ke depan, DLH Nunukan siap mengelola RTH lain, termasuk kawasan di Jalan Lingkar, dengan penataan dan penambahan vegetasi agar tetap hijau, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Dengan langkah ini, kami berharap RTH tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga pusat interaksi masyarakat sekaligus mendukung kegiatan ekonomi lokal,” pungkas Fredyanto.
Sumber: RTH Nunukan jadi Surga Pedagang UMKM, Pemerintah Gelontorkan Rp 50 Juta – Tribunkaltara.com

