Indonesia Menyapa, Jakarta — Polisi mengungkap motif pembunuhan terhadap kakak beradik, RN dan AY, di Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), yang ditemukan tinggal kerangka. Pembunuhan yang disertai dengan aksi pemerkosaan terhadap keduanya itu dipicu sakit hati pelaku terhadap orang tua korban.
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan dua orang terduga pelaku, yakni Rendi Saputra (28), warga Kenten Laut, Banyuasin, dan Andika, warga Talang Kelapa, Banyuasin.
“Dari pemeriksaan awal pengakuan pelaku karena sakit hati terhadap orang tua korban, sehingga korban nekat merencanakan pembunuhan tersebut dan memperkosa korban,” kata Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, dilansir detikSumbagsel, Senin (7/9/2026).
Risnan mengungkapkan, kedua pelaku diketahui berhasil diamankan sekitar tiga jam setelah penemuan kerangka korban. Pelaku Rendi dan Andika ditangkap di dua lokasi berbeda pada Minggu (6/9).
Salah satu pelaku bahkan terpaksa diberikan tindakan tegas oleh petugas lantaran berusaha melawan saat hendak diamankan.
“Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Banyuasin. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap secara utuh hubungan antara pelaku dengan orang tua korban serta alasan sakit hati yang diduga menjadi pemicu pembunuhan,” ucapnya.
Sumber: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Kakak-Adik yang Ditemukan Tinggal Kerangka

