Pelaku UMKM Kendari: Wawasan Digital Makin Luas Berkat Pelatihan LKBN ANTARA

UMKM

Indonesia Menyapa, Kendari — Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menyebutkan wawasan tentang pemasaran produk secara digital semakin luas setelah mengikuti pelatihan, yang digelar Perum LKBN ANTARA.

Pelaku UMKM kuliner asal Kelurahan Lepo-Lepo, Nur Ningsih, saat ditemui di sela pelatihan di Kendari, Sultra, Rabu, mengaku dirinya mendapatkan perspektif baru dalam memanfaatkan media sosial untuk promosi usaha, khususnya dalam mengoptimalkan penggunaan Instagram.

“Pelatihan ini sangat bagus karena mengubah pola pikir dan memperluas wawasan kami. Dari yang sebelumnya hanya menggunakan Facebook Pro, kini kami diberi pemahaman untuk mengoptimalkan pemanfaatan Instagram, baik dari cara pengambilan foto produk hingga strategi branding,” kata Nur Ningsih.

Ia berharap kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini dapat terus berkelanjutan guna membantu para pelaku usaha kecil lainnya di wilayah tersebut.

 

Pelaku UMKM kue basah Khofsoh diwawancarai seusai menerima pelatihan, yang diselenggarakan Perum LKBN ANTARA melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (2/9/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra

 

Senada dengan itu, pelaku usaha kue basah Kendari Khofsoh juga merasakan manfaat nyata dari pelatihan tersebut.

Meski mengaku sempat gagap teknologi (gaptek), dorongan pelanggan dan perkembangan zaman memotivasinya untuk terus belajar mengadopsi platform digital.

Khofsoh mengungkapkan bahwa pelatihan fotografi produk ini memberi pandangan baru bagi perbaikan tampilan visual usahanya di media sosial.

“Dulu saya biasanya langsung memfoto kue yang baru keluar dari oven tanpa memperhitungkan pencahayaan atau sudut pengambilan gambar (angle). Melalui pelatihan ini, saya paham pentingnya tata cahaya, pencantuman caption, dan variasi angle agar produk lebih menarik,” ucapnya.

Selain ilmu pemasaran digital, Khofsoh menilai forum pelatihan tersebut menjadi sarana efektif untuk membangun jejaring antarsesama pelaku usaha.

Bahkan, ia mengaku langsung mendapatkan pesanan produk saat kegiatan berlangsung.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Selain memperluas peluang pasar, kami juga mendapat teman dan relasi baru. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa kembali diadakan agar UMKM di Kendari bisa semakin maju dan naik kelas,” jelas Khofsoh.

Sementara itu, Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Sultra Zabur Karuru menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.

Kegiatan difokuskan pada penguatan visual karena pola konsumsi masyarakat telah bergeser ke platform digital.

“Hampir 70 persen masyarakat saat ini bertransaksi secara daring. Di era visual ini, konsumen membeli karena melihat foto produk terlebih dahulu. Meskipun produknya enak atau bagus, jika sajian gambarnya tidak menarik, konsumen enggan membelinya,” ucapnya.

Zabur juga menjelaskan bahwa melalui pelatihan ini pelaku usaha diajarkan memanfaatkan fasilitas sederhana di rumah untuk menghasilkan foto produk yang estetik dan bernilai jual.

Di tempat yang sama, Manager Corporate Communication (Corcom) dan TJSL Perum LKBN ANTARA Fransisca Vena mengatakan pelatihan dirancang untuk mendorong peningkatan kapasitas serta jangkauan pemasaran usaha rumahan di Kendari melalui pemanfaatan perangkat digital secara optimal.

“Kami berharap dari kegiatan TJSL kali ini kita bisa membantu pelaku-pelaku UMKM ini untuk dapat mengembangkan bisnisnya, memanfaatkan tools digital untuk pengembangan usaha, serta mengoptimalkan pendistribusian dan penjualan produk,” ujarnya.

 

 

Sumber: Pelaku UMKM Kendari: Wawasan digital makin luas berkat pelatihan LKBN ANTARA – ANTARA News Bengkulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *