Indonesia Menyapa, Jakarta — Sate maut yang menewaskan Aminah (57) warga Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, dikirimkan oleh menantunya, PW (40). Ojek online yang mengantarkan sate ke rumah korban itu pun sempat menaruh curiga.
Dilansir detikJateng, Selasa (9/6/2026), Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, mengatakan tersangka PW saat memesan ojek online untuk mengirim sate tersebut menggunakan akun palsu atau fiktif.
“Tersangka menggunakan akun fiktif untuk mengirimkan makanan sate tersebut ke kediaman almarhum,” Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, dalam pers rilis di Mapolres Boyolali.
Dalam kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra, menambahkan, driver ojek online tersebut sempat menaruh curiga. Pasalnya, akun yang melakukan pemesanan untuk mengirim sate itu adalah perempuan. Sedangkan pengirim yang ditemui, ternyata laki-laki yaitu tersangka.
“Saksi driver Gojek pada saat itu sudah merasa curiga. Mengingat pengirim yang ditemui adalah laki-laki, namun akun yang memesan ini adalah perempuan,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Indrawan Wira Saputra.
Kemudian, saksi itu mempertanyakan kepada pengirim atau tersangka. Dan dijawab bahwa dia merupakan anak korban atau Aminah, yang menjadi tujuan pengiriman sate tersebut.
Sumber: Menantu Pengangguran Pakai Nama Wanita Saat Kirim Sate Beracun ke Bu Aminah

