Kunci UMKM Perempuan Keluar dari Tekanan Ekonomi, Simak Nih!

UMKM

Indonesia Menyapa, Jakarta — Bagi sebagian perempuan pelaku UMKM, teknologi bukan sekadar alat bantu, melainkan jalan untuk bertahan, bahkan berkembang di tengah tekanan ekonomi.

Efa Fauziah, misalnya, memulai usahanya dari situasi yang tak mudah. Setelah terdampak gempa di Aceh pada 2016, dia bersama keluarga memutuskan merantau ke Jawa.

Berbekal resep keluarga, dia merintis usaha Mie Aceh dari nol di sebuah ruko kecil.

Perjalanan itu sempat terhenti, bahkan harus diulang dari awal. Namun perlahan, usahanya menemukan ritme.

Perubahan signifikan datang saat ia bergabung sebagai mitra GrabFood.

Dari yang semula hanya menjual belasan porsi per hari, kini usahanya mampu menembus sekitar 150 porsi harian. Sebagian besar pesanan datang dari kanal online.

Bagi Efa, kemajuan itu bukan hanya karena akses pasar yang lebih luas, tetapi juga kemampuan membaca data.

Lewat fitur GrabMerchant AI Assistant, dia bisa memahami tren penjualan, mengetahui menu favorit pelanggan, hingga menentukan waktu terbaik untuk promosi.

“Rasanya seperti punya teman diskusi dalam menjalankan bisnis,” ujar Efa.

Cerita serupa datang dari Rohani Sembiring, atau yang akrab disapa Mbak Any.

Dia merintis usaha risoles dari rumah kontrakan saat pandemi, berawal dari pesanan kecil tetangga sekitar. Tak jarang dagangannya tak habis terjual. Namun, dia bertahan.

Kini, usaha Risoles Mbak Any telah berkembang hingga memiliki cabang dan karyawan. Bahkan, pesanan bisa melonjak lebih dari dua kali lipat di momen tertentu seperti Ramadan.

Sekitar 90 persen penjualannya berasal dari platform digital.

Seperti Efa, Rohani juga memanfaatkan teknologi berbasis AI untuk membaca pola bisnisnya.

Dari sana, dia bisa menyusun strategi saat penjualan menurun atau menentukan menu yang layak dipromosikan.

“Teknologi merupakan salah satu kunci untuk membuka potensi tak terbatas bagi UMKM. Kami percaya bahwa dengan merangkul inovasi seperti GrabMerchant AI Assistant, pelaku usaha dapat mengeksplor data dan mengubahnya menjadi strategi nyata.”

“Selain itu, membantu merchant memahami dinamika bisnis dan pengambilan keputusan dengan lebih terukur,” ujar Country Marketing & Communications Head, Grab Indonesia Melinda Savitri.

 

Sumber: Kunci UMKM Perempuan Keluar dari Tekanan Ekonomi, Simak Nih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *