Canggihnya Robot Eksoskeleton AI yang Bikin Naik Gunung Tanpa Pegal

AI

Indonesia Menyapa, Jakarta — Masih ingatkah gebrakan China yang membuat teknologi robot eksoskeleton AI yang membantu turis mendaki gunung?

Mengikuti tren wisata berbasis teknologi (smart tourism) yang semakin berkembang di China. Pemerintahan China telah mengembangkan inovasi yang unik dengan menggunakan robot eksoskeleton untuk membantu wisatawan mendaki gunung.

Melansir Xinhuanet, Jumat (1/5/2026), teknologi ini mulai diterapkan di sejumlah destinasi populer, salah satunya di Gunung Tai sejak Februari 2025. Gunung yang terkenal dengan ribuan anak tangga ini kini dapat didaki dengan bantuan alat berbentuk “kaki robot” yang dipasang di bagian pinggang dan paha pengguna.

Tak hanya itu, pengembangan eksoskeleton juga terus dilakukan oleh berbagai perusahaan teknologi di China. Ke depannya, alat ini diproyeksikan tidak hanya digunakan untuk wisata, tetapi juga untuk kebutuhan lain seperti kesehatan, rehabilitasi, hingga aktivitas sehari-hari.

 

Cara Kerja Robot Eksoskeleton

Melansir News Channel, robot eksoskeleton merupakan perangkat wearable berbentuk rangka luar yang dipasang di bagian pinggang dan kaki pengguna.

Teknologi ini bekerja dengan bantuan kecerdasan buatan (AI) yang mampu membaca dan menyesuaikan gerakan tubuh secara real-time.

Saat pengguna melangkah, sensor pada alat akan mendeteksi pergerakan kaki, kemudian sistem motorik akan memberikan dorongan tambahan yang sinkron dengan langkah tersebut. Dengan mekanisme ini, pengguna akan merasakan seolah-olah ada tenaga tambahan yang membantu mereka berjalan atau mendaki.

Selain itu, eksoskeleton juga dilengkapi sistem baterai yang mampu bertahan hingga beberapa jam penggunaan, sehingga cukup untuk aktivitas pendakian panjang. Perangkat ini biasanya memiliki bobot ringan, sekitar 1,8 kilogram, dan dirancang agar nyaman digunakan tanpa mengganggu mobilitas.

Mengutip China Minutes, teknologi ini tidak membuat pengguna bergerak lebih cepat, tetapi berfungsi untuk mengurangi beban fisik dan kelelahan, terutama pada bagian lutut dan kaki. Bahkan, beberapa pengujian menunjukkan bahwa eksoskeleton dapat menurunkan tingkat kelelahan hingga 30-40 persen saat mendaki.

 

Bagian Smart Tourism yang Mendongkrak Pariwisata

Penggunaan robot eksoskeleton di destinasi wisata merupakan bagian dari pengembangan konsep smart tourism atau pariwisata berbasis teknologi. Di China, inovasi ini telah diterapkan di berbagai lokasi wisata populer seperti Gunung Tai dan kawasan pegunungan lainnya.

Konsep smart tourism sendiri menggabungkan teknologi modern dengan pengalaman wisata, sehingga menciptakan perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan inklusif. Kehadiran eksoskeleton menjadi salah satu contoh nyata bagaimana teknologi mampu meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan.

Tak hanya meningkatkan kenyamanan, teknologi ini juga berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisata.

Mengutip ECNS, wisatawan yang sebelumnya tidak mampu mendaki, seperti lansia, kini memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati destinasi alam. Hal ini secara tidak langsung memperluas segmentasi pasar pariwisata.

Selain itu, eksoskeleton juga mulai menjadi daya tarik tersendiri. Banyak wisatawan tertarik mencoba teknologi ini sebagai pengalaman baru, sehingga menciptakan tren wisata berbasis inovasi yang semakin berkembang di China.

 

Sumber: Canggihnya Robot Eksoskeleton AI yang Bikin Naik Gunung Tanpa Pegal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *