BPN Tulang Bawang Perkuat Kolaborasi dalam Rakor GTRA 2026

Indonesia Menyapa, Tulang Bawang – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tulang Bawang, Amin Marzuki, S.T., M.Sc. menghadiri Rapat Koordinasi Tim Penyelenggaraan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Tahun 2026 Kabupaten Tulang Bawang yang bertempat di Ruang Rapat Utama Bupati Tulang Bawang pada Rabu, 02 September 2026.

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Tulang Bawang selaku Ketua I GTRA, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0426/Tulang Bawang, Kepala Kepolisian Resor Tulang Bawang, Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang, Kepala Kantor pertanahan Kabupaten Tulang Bawang selaku Ketua Pelaksana Harian GTRA, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab, Assiten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Pengelolaaan Keuangan dan Aset daerah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Tulang Bawang, para Kepala Seksi pertanahan kabupaten Tulang Bawang, Ketua Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) Kabupaten Tulang Bawang dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Tulang Bawang.

 

Dalam kesempat tersebut, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tulang Bawang, Amin Marzuki mengatakan bahwa rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan kegiatan Reforma Agraria di Kabupaten Tulang Bawang. Kolaborasi dan kesamaan pemahaman antar anggota GTRA menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

 

“Diharapkan dalam Rapat Koordinasi ini tercapai sinkronisasi, harmonisasi, dan sinergi kebijakan antar lembaga guna memastikan terwujudnya tujuan reforma agraria di Kabupaten Tulang Bawang,” ungkap Amin Marzuki dalam keteranganya, Rabu (2/9).

 

Selain agenda koordinasi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi pemaparan Ketua Pelaksana Harian GTRA yang membahas progres kegiatan penataan assset reforma agraria yaitu PTSL dan Redistribusi tanah tahun 2026 serta progres penanganan akses reforma agraria tahun 2026.

 

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh anggota GTRA dan stakeholder terkait dapat semakin memperkuat sinergi, koordinasi, dan komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Reforma Agraria Tahun Anggaran 2026. Dengan dukungan seluruh pihak, program Reforma Agraria di Kabupaten Tulang Bawang diharapkan dapat berjalan secara optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *