Bidik Industri Halal 2026: Pemprov Jawa Barat Targetkan 640 Ribu Sertifikat Halal Baru Bagi UMKM

UMKM

Indonesia Menyapa, Bandung — Pemerintah Provinsi Jawa Barat membidik industri halal sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Dengan jumlah penduduk mencapai 50,7 juta jiwa, sekitar 97,3 persen di antaranya merupakan muslim, sehingga pasar halal di Jawa Barat dinilai sangat besar.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengatakan potensi tersebut didukung oleh banyaknya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kreativitas anak muda yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat.

“Lebih dari 49 juta penduduk Jawa Barat adalah muslim. Ini menjadi potensi besar bagi pengembangan industri halal,” ujar Erwan di Sasana Budaya Ganesha, Sabtu (7/3/2026).

Menurut dia, perkembangan ekonomi syariah di Jawa Barat juga terlihat dari berbagai capaian yang diraih daerah tersebut. Dikatakan Erwan, pertumbuhan ekonomi syariah tidak dapat berjalan sendiri oleh pemerintah.

Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Bank Indonesia, pelaku usaha, UMKM, hingga kalangan akademisi dinilai penting untuk memperkuat ekosistem industri halal di Jawa Barat. “Kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan menjadi kunci untuk meningkatkan ekonomi syariah di Jawa Barat,” katanya.

Ia juga menyebut Kota Bandung memiliki peran penting dalam pengembangan industri halal di provinsi tersebut, terutama sebagai pusat kreativitas, fesyen muslim, serta pengembangan UMKM.

Dari sisi sertifikasi halal, lanjut Erwan, Jawa Barat mencatat peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. “Sepanjang 2025, tercatat sekitar 800 ribu sertifikat halal telah diterbitkan yang mencakup sekitar 2 juta produk.”

Pada 2026, pihaknya menargetkan penambahan sekitar 640 ribu sertifikat halal baru untuk memperluas jangkauan produk dan usaha yang tersertifikasi. “Peningkatan sertifikasi halal diharapkan dapat memperkuat daya saing produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Jawa Barat,” ucapnya.

Erwan menambahkan, pemerintah daerah juga didorong untuk menyediakan produk makanan, restoran, dan layanan yang telah tersertifikasi halal di kawasan wisata. Sehingga wisatawan tidak ragu saat berkunjung ke Jabar.

 

Sumber: Bidik Industri Halal 2026: Pemprov Jawa Barat Targetkan 640 Ribu Sertifikat Halal Baru Bagi UMKM – Tribunjabar.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *