Indonesia Menyapa, Lombok — Sebanyak 769 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sukses membukukan omzet mencapai Rp2,94 miliar selama gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di kawasan The Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Capaian tersebut dihimpun dari aktivitas perdagangan di dalam maupun luar kawasan Pertamina Mandalika International Circuit.
Dari total peserta, sebanyak 310 UMKM beroperasi di area dalam sirkuit, sementara 459 UMKM lainnya memadati area luar, termasuk kawasan Bazaar Mandalika dan Mandalika Street Food Festival (MSFF) Vol. II. Direktur Komersial dan Marketing ITDC, Febrina Mediana, menyampaikan bahwa pelibatan UMKM lokal dalam kejuaraan otomotif tingkat dunia ini bertujuan untuk memperluas akses pasar serta meningkatkan daya saing produk daerah.
“Ke depan, ITDC akan mendorong peningkatan kapasitas UMKM, mulai dari kualitas produk, kapasitas produksi, pengemasan, hingga akses pemasaran. Dengan kesiapan usaha yang semakin baik, pelaku UMKM diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas dan memanfaatkan peluang ekonomi dari berbagai kegiatan yang berlangsung di kawasan The Mandalika,” ujar Febrina Mediana dikutip kemenpora.go.id)
Berdasarkan catatan ITDC, kontribusi omzet terbesar disumbangkan oleh kategori Commercial Booth senilai Rp1,12 miliar (38,3%), disusul UMKM Binaan sebesar Rp848,99 juta (28,9%), UMKM Dinas sebesar Rp715,01 juta (24,3%), serta area Paddock senilai Rp251,38 juta (8,5%). Melalui integrasi ajang olahraga internasional dengan festival kuliner dan bazar ekonomi kreatif, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 terbukti efektif memberikan dampak ekonomi langsung bagi pertumbuhan pariwisata serta pelaku usaha daerah.
Sumber: Ajang Grand Prix Moto GP 2026, 769 UMKM Raih Omzet Rp2,94 Miliar – RRI.co.id

