Indonesia Menyapa, Tanah Laut – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menggelar Gerakan Tanam Serentak (Gertam) sebagai langkah percepatan peningkatan produksi pangan nasional sekaligus memperkuat capaian swasembada pangan berkelanjutan.
Gerakan ini difokuskan untuk mempercepat pemanfaatan lahan hasil program Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) agar segera berproduksi dan meningkatkan luas tanam di berbagai sentra pangan.
Gertam dipusatkan di Desa Padang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah mempercepat peningkatan indeks pertanaman dan produktivitas lahan sebagai fondasi menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menegaskan percepatan tanam merupakan strategi penting untuk menjaga momentum peningkatan produksi pangan nasional.
“Percepatan tanam dilakukan agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus memastikan lahan-lahan yang telah mendapat dukungan pemerintah segera berproduksi dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan nasional,” ujar Mentan Amran.
Hal ini juga disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti di titik utama lokasi Gertam di Kabupaten Tanah Laut.
Pihaknya mengungkapkan telah dilakukan berbagai upaya, seperti Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) telah sejak tahun 2024. Diharapkan kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
“Kita evaluasi kegiatan ini, dan lakukan perbaikan. saya menghimbau agar terus dilakukan pembinaan dan monitoring,” ungkapnya.
Dirinya juga menyampaikan bahwa kegiatan penanaman tidak hanya saat Gertam, namun jika kondisinya memungkinkan dapat segera ditanami. “Mari kita bersama-sama melaksanakan penanaman, hingga nanti panen,” harapnya.
Di kesempatan yang sama, Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhammad Muslim mengatakan pangan merupakan kebutuhan dasar sekaligus pondasi ekonomi.
“Oleh karena itu, swasembada pangan merupakan keniscayaan. Dukungan pemerintah pusat melalui CSR diharapkan terus berlanjut.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat,” paparnya.
Sementara itu, Staf ahli Bupati Tanah Laut Bidang Kemasyarakatan Sumberdaya Manusia, H. Ahmad Taufik mengungkapkan Gertam ini bukan sekedar menanam padi, namun juga sebagai upaya mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
“Tanah Laut memiliki potensi besar di bidang Pertanian. Kami siap bersinergi dengan Kementerian Pertanian mensupport hal tersebut,” pungkasnya.

