Gubernur Kaltim ‘Medical Check Up’ ke Singapura Saat Karhutla, Anggota DPR: Tidak Punya Empati

Peristiwa

Indonesia Menyapa, Jakarta — Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, menilai kepergian Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud ke Singapura di tengah bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai tindakan yang mencerminkan kurangnya empati terhadap penderitaan rakyat.

Menurut Deddy, secara prinsip setiap warga negara memang memiliki hak penuh untuk menentukan dimana dan oleh siapa mereka dirawat.

Namun status Rudy sebagai pejabat publik membawa konsekuensi etis yang harus dijaga.

“Masalahnya, beliau adalah pejabat publik tertinggi di suatu wilayah yang sedang menghadapi bencana asap,” kata Deddy kepada Tribunnews.com, Selasa (13/10/2026).

Deddy menegaskan secara moral dan etis seorang kepala daerah seyogianya tidak pergi berobat ke luar negeri di masa krisis kecuali penyakit yang dideritanya dalam kondisi kritis.

“Kalau tidak bisa di Kalimantan Timur, jika tidak terlalu berbahaya seharusnya cukuplah di Jakarta saja,” ujarnya.

Lebih lanjut, Deddy menyoroti wajarnya kemarahan dan pertanyaan dari masyarakat.

Sebab, warga Kaltim saat ini tengah berjuang menghadapi dampak buruk kabut asap, sementara pemimpinnya justru berada di luar negeri tanpa penjelasan awal yang transparan.

“Tidak salah kalau kemudian publik menganggap beliau sebagai pemimpin tertinggi atau gubernur yang tidak mempunyai empati terhadap penderitaan rakyatnya,” ucap politisi PDI Perjuangan ini.

Idealnya, kata Deddy, pada saat bencana seperti ini, seorang gubernur harus berada di lapangan.

Pemimpin daerah wajib memimpin langsung upaya mitigasi bencana, memastikan layanan kesehatan warga memadai, dan menunjukkan kemauan untuk ikut menderita bersama rakyatnya.

Oleh karena itu, Deddy menyarankan agar Gubernur Rudy Mas’ud segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik mengenai jenis penyakit dan proses perawatan yang dijalaninya demi meredam sentimen negatif warga.

“Mudah-mudahan hal ini bisa mengurangi kemarahan publik. Kalau hanya sekadar check up kesehatan, menurut saya itu tindakan yang sangat ceroboh dan berlebihan,” imbuh Deddy.

 

Awalnya beredar di media sosial

Adapun sorotan terhadap Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bermula dari beredarnya sebuah foto yang menampakkan dirinya tengah menikmati sarapan di kawasan Marina Bay, Singapura.

Foto tersebut viral usai diunggah oleh akun jejaring sosial Threads @zumaahmd pada Senin (12/10/2026).

Unggahan itu memicu gelombang kritik dari warganet karena Kaltim saat ini sedang dikepung kabut asap akibat karhutla.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Ririn Sari Dewi membenarkan bahwa Rudy memang berada di Singapura. Namun, kepergiannya adalah untuk urusan medis.

“Medical check up rutin,” kata Ririn memberikan klarifikasi.

Menurut Ririn, pemeriksaan kesehatan sang gubernur dilakukan pada Sabtu (10/10/2026).

Sementara itu, foto viral yang beredar di media sosial diambil saat Rudy sedang sarapan pada Minggu pagi (11/10/2026) di hotel tempatnya menginap.

Ririn juga memastikan bahwa perjalanan ke luar negeri tersebut telah mendapat persetujuan lisan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Usai merampungkan pemeriksaannya, Rudy langsung bertolak kembali ke Tanah Air.

“Terus langsung balik Jakarta. Sekarang di Balikpapan,” kata Ririn.

Ia melaporkan bahwa Gubernur Rudy telah tiba di Balikpapan pada Senin sore untuk kembali menjalankan agenda pemerintahan.

Mengenai Rudy Mas’ud

H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E. Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2025–2030.

Ia resmi dilantik bersama Wakil Gubernur Seno Aji pada 20 Februari 2025.

Profil & Biodata Singkat

  • Tempat, Tanggal Lahir: Balikpapan, 7 Desember 1981
  • Latar Belakang: Pengusaha di bidang energi dan konstruksi serta politikus
  • Partai Politik: Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur 2020–2025.
  • Pendidikan: S1 dan S2 Ilmu Ekonomi di Universitas Mulawarman
  • Istri: Syarifah Suraidah

Perjalanan Karier

  • Pengusaha: Bergerak di sektor bisnis energi dan konstruksi sebelum masuk ke dunia politik.
  • Anggota DPR RI: Menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024 dari Fraksi Partai Golkar (Komisi III).
  • Gubernur Kalimantan Timur: Terpilih dalam Pilkada 2024 bersama Seno Aji dengan perolehan suara sekitar 55,66 persen, didukung oleh koalisi 12 partai.
  • Ketua APPSI: Menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) periode 2025–2029.

 

Sumber: Gubernur Kaltim ‘Medical Check Up’ ke Singapura Saat Karhutla, Anggota DPR: Tidak Punya Empati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *