Indonesia Menyapa, Surabaya – Kantor Wilayah BPN Jawa Timur terus berinovasi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus dokumen dan layanan pertanahan. Melalui program unggulan ATR/BPN DEKAT, beberapan Kantor Pertanahan di Jawa Timur turun ke desa atau kelurahan untuk lebih dekat dengan masyarakat, seperti halnya Kantah Kabupaten Madiun yang kini turun langsung menyapa warga desa demi memastikan pelayanan pertanahan berjalan lebih cepat, transparan, dan mudah dijangkau.
Langkah jemput bola ini diwujudkan melalui sinergi erat dengan Pemerintah Kabupaten Madiun dalam kegiatan Bahana Bersahaja (Bakti Bersama Rakyat Kabupaten Madiun Sejahtera). Kegiatan terpadu ini digelar secara rutin dan bergilir dari desa ke desa di wilayah Kabupaten Madiun.
Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Timur, Muhammad Naim, menegaskan bahwa implementasi branding program ini yang ditargetkan melayani masyarakat langsung di wilayah pemukiman dan pusat aktivitas warga.
“Langkah ini diambil guna mewujudkan pelayanan yang lebih humanis dan mudah diakses oleh masyarakat. Hal ini juga merupakan wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat. Dengan hadir secara langsung di tingkat desa, kendala jarak dan waktu yang kerap dialami warga dapat teratasi.”ujarnya.
Kehadiran pelayanan Kantah Kabupaten Madiun dalam agenda Bahana Bersahaja disambut antusias oleh masyarakat. Seperti yang disampaikan oleh Soleh, warga Desa Teguhan, dimana dirinya tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke Kantor Pertanahan.
“Lebih dekat dari rumah, jadi tanya tanya tentang sertifikat, pendaftaran tanah, dan informasi lebih mudah. Informasinya juga dijelaskan detail oleh petugasnya.”ujarnya.
Sinergi antara Kantah Kabupaten Madiun dan Pemkab Madiun melalui integrasi program ATR/BPN DEKAT dan Bahana Bersahaja diharapkan dapat mempercepat kepastian hukum atas tanah warga sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Madiun.
Melalui tagline “ATR/BPN Hadir Lebih Dekat”, program ini diharapkan tidak sekadar memperbarui identitas visual, tetapi benar-benar menghadirkan pengalaman pelayanan yang cepat, transparan, dan dapat dirasakan keuntungannya secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat. Program ini juga akan diimplementasikan kurang lebih di 14 Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota Jawa Timur.

