Indonesia Menyapa, Tennessee — Mantan Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, bersikap rasis ke Timnas Prancis. Penggawa La Furia Roja langsung membela Les Bleus.
Rajoy bikin tulisan rasis dalam kolomnya di media El Debate. Ia menyebut Prancis tak punya pemain asal Prancis asli, merujuk semua penggawanya keturunan imigran.
“Prancis dua kali jadi juara Piala Dunia, mereka tim di peringkat FIFA nomor 1, dan merupakan tim kuat. Mereka akan jadi lawan Spanyol yang tangguh, meski tidak memiliki pemain Prancis asli,” tulis Rajoy dalam kolomnya.
Tulisan itu langsung direspons pemain Spanyol. Bek Pau Cubarsi pasang badan, seraya menyerukan pentingnya bertoleransi.
“Jika mereka bermain untuk tim nasional Prancis, pada akhirnya mereka adalah orang Prancis, terlepas dari warna kulit mereka, karena pada akhirnya kita harus bersikap toleran terhadap semua orang,” kata Cubarsi kepada radio Catalan RAC1, melansir ESPN.
“Warna kulit mereka tidaklah penting, karena kita semua adalah manusia dan kita semua layak dihormati,” ujar bek Barcelona itu.
Tak cuma Cubarsi, striker Borja Iglesias juga menyayangkan komentar Rajoy. Ia menyebut keberagaman justru jadi ‘kekayaan’ Prancis.
“Ini mengejutkan saya sebab kita masih berada di sana (bersikap rasis). Kekayaan kita adalah keberagaman asal-usul kita,” katanya, melansir Onze Mondial.
“Prancis juga begitu kaya di banyak bidang berkat keragaman asal-usul penduduknya. Pemain nasional kita juga mencerminkan multikulturalitas yang sama. Saya pikir kekayaan sejati negara kita justru terletak pada keragaman ini,” katanya.
Sumber: Reaksi Pemain Spanyol Usai Mantan PM-nya Rasis ke Prancis

