PalmCo Gelar Baking Class 2026 untuk 50 UMKM dan Warga

UMKM

Indonesia Menyapa, Jakarta — PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo mengajak 50 orang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan masyarakat ikut dalam kegiatan Baking Class 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang difokuskan pada pengembangan kapasitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa,menyampaikan program pemberdayaan ini diarahkan untuk menciptakan kemandirian masyarakat melalui peningkatan kompetensi dasar.

“Bagi kami, penyaluran bantuan TJSL ini, menjadi investasi sosial Perusahaan untuk membangun kemandirian masyarakat,” kata Jatmiko, Senin (13/7).

Pada pelatihan tersebut, para peserta diberikan keterampilan praktis untuk memproduksi beragam olahan bakery. Pengetahuan ini diproyeksikan sebagai bekal bagi warga untuk merintis usaha skala rumahan atau sebagai alternatif sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.

Menurut Jatmiko, kewirausahaan merupakan salah satu instrumen utama dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, terutama di kawasan sekitar operasional perusahaan.

Peningkatan kapasitas sumber daya manusia dinilai memiliki bobot yang sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur sosial.

“Melalui pelatihan seperti ini, peserta tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga didorong untuk membangun keberanian memulai usaha, berinovasi, serta membaca peluang pasar,” tambahnya.

Pada pelaksanaannya, PTPN IV PalmCo menggandeng Lesaffre Indonesia (Saf-Instant) produsen ragi dan bahan baku bakery serta PT Indojaya Perkasa Abadi.

Sesi pelatihan dipandu oleh Chef Syamsuddin bersama tim pendamping melalui metode praktik langsung (hands-on).

Seluruh peserta dilibatkan dalam setiap tahapan pembuatan, mulai dari menimbang dan mencampurkan bahan, mengolah adonan, proses fermentasi, pembentukan produk, hingga teknik pemanggangan.

“Terdapat tiga produk utama yang dipraktikkan dalam kegiatan ini, yaitu roti Polo Boy, pepperoni pizza, dan pao,” ujar Chef Syamsuddin.

Pilihan menu tersebut disesuaikan agar peserta memiliki variasi pengetahuan produk yang relevan dengan selera konsumen saat ini.

Adapun ke-50 peserta pelatihan tersebut berasal dari berbagai latar belakang, termasuk mitra binaan PTPN IV PalmCo, UMKM binaan Rumah BUMN Pabatu, perwakilan Yayasan Khadijah Sharaswaty, serta masyarakat umum di wilayah Sumatera Utara.

Pelatihan ini juga turut melibatkan perwakilan peserta dari wilayah Sulawesi untuk memperluas jangkauan inklusivitas program.

Di samping praktik produksi, peserta juga diajarkan langkah menjaga kualitas dan konsistensi hasil, serta cara membaca peluang bisnis di lingkungan masing-masing.

Pelaksanaan program ini juga dirancang agar sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Salah seorang peserta Baking Class, Winy, mengaku memperoleh banyak manfaat dari pelatihan tersebut.

Menurutnya, materi yang diberikan tidak hanya mudah dipahami, tetapi juga membuka wawasan baru mengenai peluang usaha di bidang bakery.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada PTPN IV PalmCo.. Kegiatan ini sangat bermanfaat, bisa kami praktikkan di rumah maupun dikembangkan menjadi usaha,” ujar Winy.

 

Sumber: PalmCo Gelar Baking Class 2026 untuk 50 UMKM dan Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *