Maroko Tersingkir dari Piala Dunia, Fansnya Rusuh Sana-sini

Indonesia Menyapa, Jakarta — Timnas Maroko didepak Prancis dari Piala Dunia 2026. Fans Tim Singa Atlas yang tak terima dengan kekalahan memicu kerusuhan di Inggris dan Belanda.

Petualangan Maroko di Piala Dunia berakhir di babak 16 besar. Achraf Hakimi cs menyerah 0-2 di tangan Prancis pada Jumat (9/7/2026).

Kekalahan Maroko memicu reaksi dari para penggemarnya. BBC melaporkan, kerusuhan terjadi di London, Inggris, usai pertandingan kedua kesebelasan.

Fans Maroko terlibat dalam kerusuhan di London mulai dari melempari botol, menyalakan petasan, hingga mengejar pihak kepolisian. Seorang polisi terluka di kepala akibat lemparan botol, 4 orang yang terlibat huru-hara ditangkap.

Kerusuhan juga terjadi di Belanda. Menukil De Telegraaf, kepolisian diserang berbagai objek, termasuk petasan dan flares, oleh fans Maroko di Amsterdam.

Polisi dilempari botol kaca di Den Haag oleh fans Maroko. Aparat keamanan turut dilempari telur saat berusaha membubarkan kerumunan ratusan penggemar di Rotterdam.

Aksi kerusuhan fans Maroko ditanggapi keras Wakil Perdana Menteri Belanda Dilan Yesilgoz. Menurutnya para pen

“Satu per satu, negara-negara tersingkir. Itulah inti dari turnamen sepakbola. Kami kecewa, tetapi kami melanjutkan hidup kami. Yesilgoz menuliskan di X.

“Kecuali para ‘pendukung’ itu. Baik menang atau kalah, mereka bertindak seperti orang gila. Tidakkah kalian merasa malu dunia melihat kalian seperti ini?” sindirnya.

Ini bukan kali pertama fans Maroko berbuat onar di Belanda gara-gara Piala Dunia 2026. Mereka memicu keributan di Den Haag setelah timnya menyingkirkan Timnas Belanda pada babak 32 besar.

 

Sumber: Maroko Tersingkir dari Piala Dunia, Fansnya Rusuh Sana-sini

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *