Indonesia Menyapa, Jakarta — Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) atau Kopdes jangan malah menjadi pesaing untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Bambang Setiaji mendukung Pemerintah untuk mendorong upaya kemandirian ekonomi rakyat. Namun di sisi lain juga jangan sampai usaha kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintah justru bersaing dengan UMKM.
Dalam situasi ekonomi dan bisnis sekarang, katanya, banyak pengusaha swasta yang mengalami kesulitan akses modal karena kurang meratanya pembiayaan yang disediakan oleh dunia perbankan besar.
Sementara itu, keadaan pelaku UMKM juga tak kalah pelik. Di tengah melemahnya daya beli masyarakat. Pelaku UMKM kini juga khawatir dengan keberadaan KDMP. Meski tujuannya baik, namun jangan sampai KDMP jadi pesaing pelaku UMKM
“Koperasi Desa Merah Putih jangan menjual hal yang sama dengan UMKM. Kalau Koperasi Desa Merah Putih menjual hal yang sama, UMKM akan mati,” katanya, dikutip Jumat, 30 Oktober 2026.
Sebagai guru besar Bidang Ekonomi, Bambang menyarankan supaya Kopdes menjadi mata rantai produk Pemerintah, dia mencontohkan seperti menjual beras dari Bulog, memberikan pinjaman yang murah untuk mengurangi ‘lintah darat’ di desa-desa.
KDMP diharapkan menjual dan bertransaksi di bidang ekonomi strategis. Jangan menjual barang atau produk yang selama ini dijual oleh pelaku UMKM. KDMP diharapkan dapat membantu menjaga dan menaikkan ekonomi desa.

