Indonesia Menyapa, Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, menggelar Pekan Raya Kutai Timur Expo 2026 pada 12–18 Oktober di Lapangan Helipad Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta, sebagai langkah menghubungkan antara pelaku UMKM, konsumen dan dunia usaha.
“Pameran ini untuk memeriahkan Hari Jadi Ke-27 Kabupaten Kutai Timur. Pameran tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi dibangun sebagai ruang transaksi nyata dan kemitraan berkelanjutan antara pelaku usaha, pemerintah, perbankan dan masyarakat,” ujar Ketua Panitia Peringatan HUT Ke-27 Kabupaten Kutai Timur Trisno di Sangatta, Rabu.
Mengusung tema “Kutai Timur Berdaya, Tumbuh Bersama”, ekspo ini menampilkan 39 gerai perangkat daerah, 18 gerai kecamatan, tiga instansi vertikal, empat perusahaan pertambangan, serta perbankan dan organisasi pendukung.
Sebanyak 160 di antaranya merupakan pelaku usaha mikro, kecil,dan ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat, sehingga total gerai di pameran ini mencapai 231 peserta.
Keberhasilan Kutai Timur Expo tidak hanya diukur dari banyaknya pengunjung, tetapi dari apa yang berlanjut setelah pameran usai, yaitu transaksi yang terus berjalan, kemitraan yang terwujud dan pelayanan yang semakin baik.
Selain pameran produk dan layanan, warga dimanjakan dengan beragam aktivitas, mulai dari kuliner khas daerah, pentas seni budaya lokal, parade band, hingga kegiatan kebugaran seperti zumba, yoga, dan lari malam.
“Pemkab Kutai Timur juga memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan capaian pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2025–2029 serta 50 program unggulan bupati dan wakil bupati,” katanya.
Bagi pelaku UMKM, kehadiran perusahaan besar dan perbankan membuka peluang lebih luas untuk menjajaki kemitraan, pembiayaan, dan pendampingan usaha. Sementara masyarakat dapat langsung menyampaikan masukan atas layanan publik yang ditampilkan di stan perangkat daerah.
Pihak panitia juga tetap mengimbau pengunjung mengenakan masker dan menjaga kesehatan, mengingat kualitas udara yang belum sepenuhnya membaik di wilayah Sangatta.
Sementara pos kesehatan pun telah disiapkan di lokasi kegiatan demi kenyamanan seluruh pengunjung hingga penutupan pada 18 Oktober mendatang.
“Kami mengajak masyarakat untuk hadir di pekan raya ini karena selain aneka makanan dan minuman khas yang disediakan UMKM lokal, ada juga aneka hiburan dan sejumlah program pemerintah yang dibeberkan untuk masyarakatnya,” ujar Trisno.
Sumber: Pemkab Kutai Timur gelar pekan raya hubungkan UMKM dengan konsumen – ANTARA News Kalimantan Timur

