Gubernur Sumut usul Buka Jalur Laut Percepat Ekspor UMKM ke Malaysia

UMKM

Indonesia Menyapa, Medan — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengusulkan pembukaan jalur laut dengan skema pengiriman skala kecil guna mempercepat ekspor produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ke Malaysia.

“Kami usulkan pengiriman dalam volume tidak terlalu besar, tetapi lebih sering. Misalnya lima hari sekali atau seminggu sekali,” ucap Bobby usai menerima Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato’ Muzafar Shah Mustafa, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut di Medan, Sabtu.

Usulan tersebut, lanjut dia, diharapkan bisa menekan biaya pengiriman, mempercepat perputaran modal, dan memperluas akses pasar pelaku UMKM di Sumut.

Gubernur mengaku potensi UMKM di Sumut sangat besar, tetapi pengembangan produk ekspor terkendala sistem pengiriman antarnegara mensyaratkan kuantitas besar dalam satu kali pengiriman.

Data Dinas Koperasi, Usaha, Kecil dan Menengah Provinsi Sumut 2025, menyebutkan Sumatera Utara memiliki sekitar 1,4 juta unit UMKM, di antaranya sekitar 98,9 persen pelaku usaha mikro dan kecil.

“Dengan lima hari sekali atau seminggu sekali, maka pelaku UMKM tidak perlu menumpuk stok terlalu lama. Perputaran modal mereka juga bisa lebih cepat dan lebih dinamis,” ujarnya.

Untuk mendukung skema tersebut, jelas Bobby, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menyatakan kesiapan memberikan subsidi sektor transportasi laut lintas negara guna menekan biaya logistik produk UMKM lokal.

Pihaknya mengatakan kedekatan jarak maupun singkatnya waktu tempuh dari Sumut menuju Kuala Lumpur maupun Penang di Malaysia menjadi modal penting mempererat hubungan bilateral.

Khususnya, di bidang perdagangan, pengembangan sumber daya manusia (SDM) hingga penguatan kawasan industri.

“Jarak kita sangat dekat, bahkan beberapa daerah di Sumut lebih cepat dijangkau dari Kuala Lumpur dibandingkan Jakarta. Keunggulan geografis ini harus kita konversikan menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat di kedua wilayah,” kata Bobby.

Menanggapi usulan ini, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato’ Muzafar Shah Mustafa menyambut baik atas gagasan pembukaan jalur laut dan subsidi logistik.

“Kami berkomitmen mendiskusikan mekanisme teknis pelaksanaannya, baik regulasi pemerintah maupun kerja sama sektor swasta di Malaysia,” tuturnya.

Dato’ Muzafar Shah Mustafa juga menyebutkan Sumatera Utara merupakan salah satu pintu masuk paling strategis bagi Malaysia di Indonesia.

Ia menyebutkan total nilai perdagangan bilateral Indonesia–Malaysia hampir 26 miliar dolar AS per tahun, di antaranya kontribusi perdagangan Sumut antara satu hingga dua miliar dolar AS.

“Sumatera Utara memiliki kepentingan sangat besar bagi Malaysia, baik perdagangan, perkapalan, pariwisata medis hingga pendidikan. Kami mengapresiasi atas sinergi yang terjalin selama ini,” ungkap Dato’ Muzafar.

 

Sumber: Gubernur Sumut usul buka jalur laut percepat ekspor UMKM ke Malaysia – ANTARA News Sumatera Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *