Samsung Berencana Naikkan Harga Memori untuk Ponsel hingga 10 Persen

Gadget

Indonesia Menyapa, Jakarta —  Samsung Electronics dikabarkan berencana menaikkan harga komponen chip memori DRAM dan NAND untuk produsen ponsel pintar sebesar 7 hingga 10 persen.

Dilansir dari laporan GSM Arena pada Selasa (15/9) waktu setempat, negosiasi kenaikan harga tersebut sudah dimulai dengan produsen ponsel asal China.

Sementara itu, Apple disebut akan diajak kembali bernegosiasi pada kuartal IV 2026, atau sekitar bulan Oktober hingga Desember. Kenaikan harga juga berlaku untuk ponsel pintar Samsung sendiri. Diketahui, divisi chip dan perangkat Samsung merupakan unit terpisah.

Apple diperkirakan memiliki posisi tawar yang kuat dalam negosiasi tersebut. Berdasarkan perkiraan analis, Apple membeli NAND untuk kebutuhan iPhone sekitar dua kali lebih banyak dibandingkan Samsung dan tiga kali lebih banyak dibandingkan Xiaomi.

Kenaikan harga ini terjadi ketika Samsung, SK Hynix, dan Micron lebih banyak mengarahkan kapasitas produksi mereka ke memori dengan margin tinggi, seperti HBM dan DRAM untuk server.

Kondisi tersebut membuat pasokan memori LPDDR yang banyak digunakan pada ponsel pintar menjadi lebih terbatas.

Perusahaan riset pasar Omdia mencatat harga DRAM dan NAND, yang melonjak sejak tahun lalu, diperkirakan terus meningkat meski dengan laju yang lebih lambat. Omdia memperkirakan harga memori akan tetap tinggi hingga paruh pertama 2027.

 

Sumber: Samsung berencana naikkan harga memori untuk ponsel hingga 10 persen – ANTARA News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *