Indonesia Menyapa, Jakarta — Rektor Universitas Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT). KPK juga mengamankan dua Wakil Rektor Unsoed dalam OTT di Purwokerto kemarin.
Jubir KPK Budi Prasetyo menyebut dua Warek Unsoed yang turut diamankan KPK yakni Norman Arie Prayogo dan Kuat Puji Prayitno. Norman merupakan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unsoed, sementara Kuat selaku Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Unsoed.
“Benar (2 Warek ikut diamankan). Warek II dan III,” kata Budi saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (21/8/2026).
Akhmad Sodiq diamankan dalam OTT KPK yang dilakukan kemarin. Selain Sodiq, ada 13 orang lainnya yang turut diamankan dalam OTT KPK tersebut.
“Dua orang yang diamankan di Jakarta langsung dilakukan permintaan keterangan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK,” ucap Budi.
“Sedangkan dua belas orang yang diamankan di Purwokerto, menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas,” sambungnya.
Akhmad Sodiq diamankan KPK di Jakarta bersama satu pihak lainnya. Sementara dua Wareknya diamankan KPK di Purwokerto.
Dari hasil pemeriksaan awal di Polrestabes Banyumas, Budi menyebut penyidik akhirnya membawa tujuh orang ke Jakarta. Sehingga saat ini total ada sembilan orang yang tengah menjalani pemeriksaan di Jakarta.
“Sehingga sampai dengan saat ini pihak-pihak yang diamankan dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut dan sedang menjalani permintaan keterangan di KPK, total sejumlah 9 orang,” ujarnya.
Budi menjelaskan, OTT KPK ini terkait dugaan korupsi oleh pihak Rektor Unsoed dari proses penerimaan mahasiswa baru. KPK pun turut menyita uang ratusan juta dari OTT tersebut.
“Kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan oleh Penyelenggara Negara dalam penerimaan mahasiswa baru,” ujar Budi.
Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk mengumumkan status para pihak yang terjaring OTT.
Sumber: KPK Juga Amankan 2 Wakil Rektor Unsoed dalam OTT di Purwokerto

