AS Gempur Iran Lagi Tiga Hari Berturut-turut

Peristiwa

Indonesia Menyapa, Jakarta — Militer Amerika Serikat kembali menggempur Iran dan menerapkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan negara itu.

Komando Pusat AS yang mengurusi kawasan Timur Tengah, Central Command (CENTCOM) menyatakan telah meluncurkan serangan pada Senin pukul 16.45 waktu setempat.

“Komando Pusat AS mulai meluncurkan serangan ke Iran di malam ketiga berturut-turut atas perintah Panglima Tertinggi,” demikian rilis mereka di X, Selasa (14/7).

Militer AS mengeklaim serangan tersebut bertujuan meruntuhkan kemampuan Iran menyerang kapal-kapal sipil dan komersial di Hormuz.

“Serangan ini akan terus menimbulkan biaya berat bagi pasukan Iran dan merusak kemampuan mereka untuk menyerang warga sipil tak bersalah dan serangan ke kapal komersial di Selat Hormuz,” lanjut CENTCOM.

Serangan itu terjadi usai Presiden Donald Trump memerintahkan militer Amerika Serikat menggempur Iran lagi. Trump menyebut bakal meluncurkan serangan pada Senin (13/7) malam waktu setempat atau keesokan harinya Selasa.

“Kita akan menyerang mereka dengan sangat keras malam ini, dan kita akan menyerang mereka dengan keras besok,” kata Trump ke awak media, dikutip AFP.

Trump juga kembali menegaskan serangan-serangan baru itu bertujuan untuk melemahkan kemampuan Iran. Dia mengeklaim AS sebetulnya sudah mencapai kesepakatan dengan Iran dua hari lalu, namun Teheran disebut ingin menegosiasikan terlebih dahulu.

“Ya, saya pikir kesepakatan itu mungkin,” ucap Trump.

Dalam beberapa hari terakhir, AS meluncurkan serangan ke Iran. Imbas operasi ini belasan orang tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

AS dan Iran padahal sudah meneken nota kesepahaman (MoU) yang berisi penghentian serangan di seluruh front, menghargai kedaulatan masing-masing, hingga pencairan aset Teheran yang dibekukan AS.

Namun, AS tercatat melanggar kesepakatan itu. Mereka bahkan menggempur infrastruktur sipil, yang bisa disebut kejahatan perang.

 

Sumber: AS Gempur Iran Lagi Tiga Hari Berturut-turut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *