Indonesia Menyapa, Jakarta — Perseteruan Dokter Detektif atau Doktif dengan dokter Richard Lee memasuki babak baru. Doktif secara tegas menyatakan dukungannya agar penyidik tidak hanya berhenti pada tersangka utama, melainkan juga menyeret istri Richard Lee, Reni Effendi, ke ranah hukum.
Doktif menilai, Reni Effendi, memiliki peran aktif dalam mempromosikan produk-produk yang saat ini tengah dipermasalahkan, terutama DNA Salmon dan terapi Mini Stem Cell. Melalui cuplikan video yang ditampilkan saat konferensi pers, Reni Effendi terlihat memberikan ulasan serta mengajak masyarakat untuk membeli produk yang diduga telah terkontaminasi karena segelnya sengaja dibuka oleh pihak klinik.
“Dari sini jelas banget pernyataan saudari Reni Effendi dia ikut menjual produk ini. Oke. Nah nanti larinya ke pasal ikut serta, Pasal 55 KUHP. Dia membuka itu, kita lihat DNA Salmon-nya tidak ada tutupnya, tidak ada segel, artinya sudah terkontaminasi,” kata Doktif dalam konferensi pers di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).
Tindakan Reni Effendi yang ikut memasarkan produk tersebut di platform media sosial, dianggap Doktif sebagai bentuk kelalaian profesi sekaligus kesengajaan. Ia mempertanyakan, kapasitas Reni Effendi sebagai seorang dokter yang seharusnya memahami standar sterilitas sebuah produk kecantikan medis sebelum sampai ke tangan konsumen.
“Hello Dokter Reni Effendi, pada saat Anda mengeluarkan produk tersebut, itu sudah terkontaminasi! Tidak tertutup, tidak bersegel. Kalau kita ngomongin masalah jarum, betul jarumnya steril. Tapi produk yang Anda keluarkan itu produk tidak bersegel. Anda dokter, masa hal seperti ini saja tidak paham?” tegasnya.
Selain masalah produk DNA Salmon, Doktif juga menyoroti inkonsistensi pernyataan Reni Effendi terkait terapi Mini Stem Cell yang dijual di Klinik Athena. Menurutnya, terdapat perbedaan mencolok antara promosi yang dilakukan Reni dengan pengakuan Richard Lee dalam persidangan Majelis Disiplin Profesi (MDP).
“Apakah Anda sepakat, dengan pernyataan di awal bahwa mini stem cell adalah jumlah kecil dari stem cell, yang berarti itu adalah penipuan publik?. Atau Anda sepakat dengan suami Anda yang mengatakan bahwa mini stem cell adalah secretome? Tapi pertanyaannya, mengapa diinjeksikan secara intravena? Apakah ada Evidence Based Medicine yang menjelaskan soal ini?” cecar Doktif.
Doktif memastikan, akan terus mengejar keterlibatan pihak-pihak lain dalam lingkaran bisnis tersebut. Ia menekankan, status laporan yang saat ini berjalan masih dalam tahap pengembangan penyidikan untuk menjaring tersangka baru yang diduga turut serta melakukan tindak pidana.
“Gak akan berhenti kok. Tetap gak akan berhenti karena bukti-buktinya sangat jelas sekali. Jadi kita tidak akan pernah berhenti. Ingat yang dilaporkan bukan hanya seorang DRL tapi kita dalam lidik. Jadi semua yang terlibat seharusnya dimintai pertanggungjawabannya,” pungkasnya.
Sumber: Doktif Desak Polisi Periksa Istri Richard Lee Soal Aliran Dana Skincare

