Dorong UMKM Sidoarjo Naik Kelas, Pelatihan Rumah BUMN BRI Tekankan Pentingnya Inovasi

UMKM

Indonesia Menyapa, Jakarta — Perjalanan membangun usaha mandiri sering kali dipenuhi dengan tantangan berat, namun bagi Iin Wulandari, setiap rintangan adalah peluang untuk belajar.

Iin merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Sidoarjo yang mengelola produk kreatif “Abon Pedoh” di Jalan Pondok Sidokare Indah.

Usaha ini ia rintis sejak tahun 2019 setelah dirinya terkena dampak pemutusan hubungan kerja akibat pandemi COVID-19.

Berbekal resep keluarga, Iin memberanikan diri mengolah ikan asin pedo menjadi abon premium demi menopang ekonomi rumah tangganya yang kala itu sempat goyah.

Abon Pedoh produksinya tergolong sebagai produk premium. Meski telah berjalan beberapa tahun dan mulai memiliki pelanggan tetap, Iin kerap merasa usahanya jalan di tempat karena keterbatasan variasi produk .

Titik balik pemikiran Iin terjadi saat ia memutuskan untuk mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Sidoarjo pada Jumat (22/5/2025). Pelatihan ini diikuti sekitar 25 peserta dari berbagai jenis UMKM. Mereka ini merupakan nasabah BRI.

Pelatihan yang mengusung tema “Budaya Inovasi Menciptakan Produk Unggul” ini ternyata memberikan banyak perspektif baru yang ia butuhkan.

“Sebelumnya saya hanya satu fokus produk saja. Melalui pelatihan ini, saya tersadar bahwa sebagai pelaku usaha, kita harus bisa menginovasi apa pun produk yang kita miliki agar terus berkembang,” ungkap Iin dalam wawancara dengan SURYA.

 

Poster Abon Pedoh Bu Iin, produk UMKM Sidoarjo
Cuplikan Poster Abon Pedoh Bu Iin, produk UMKM Sidoarjo

 

Salah satu rencana konkret yang langsung disusun oleh Iin setelah pelatihan adalah memanfaatkan bagian kepala ikan asin pedo yang selama ini sering kali dibuang. Ia berniat mengolah sisa bahan baku tersebut menjadi kerupuk ikan asin guna memperluas variasi usahanya.

Di dalam kelas pelatihan tersebut, Iin menyimak dengan saksama materi yang dipaparkan oleh Dwi Wahyu Indrawati, drg SH., M.Kes., Sp.Perio. Dwi merupakan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) sekaligus praktisi kesehatan yang juga aktif mendampingi para pelaku usaha .

Dwi menjelaskan bahwa tanpa inovasi, produk yang dinilai bagus saat ini bisa jadi tidak akan lagi dilirik konsumen dalam beberapa tahun ke depan .

“Tantangan terbesar dari UMKM adalah salah satunya inovasi. Kalau kita tidak berinovasi, produk lima tahun yang lalu jika disamakan dengan produk yang sekarang, mungkin sudah tidak tertarik lagi di pasaran,” papar Dwi.

Dwi sendiri merupakan pemenang penghargaan inovasi di Kabupaten Sidoarjo pada akhir tahun 2025 melalui riset obat kumur buah naga (Dragon Mouthwash). Melalui forum tersebut, Dwi menegaskan komitmennya untuk membantu UMKM lokal.

“Sebenarnya basic saya di akademisi ini risetnya cukup kuat, tetapi kenapa kok saya sampai ke UMKM? Karena selain praktisi akademisi, saya ini juga seorang pelaku UMKM,” jelas Dwi di hadapan peserta.

Dwi sendiri menjalankan UMKM berbasis kesehatan yang memproduksi kopi kesehatan, minuman herbal, dan permen kalsium anak.

Di sini peserta juga belajar banyak dari berbagai studi kasus nyata yang dibagikan oleh Dwi selama proses pendampingan.

Salah satunya adalah kisah tentang produsen sambal yang mengeluhkan produknya cepat mengembung dan rusak hanya dalam waktu tiga hari.

Solusi yang ditawarkan Dwi kala itu bukan menambahkan pengawet kimia berbahaya, melainkan beralih ke inovasi kemasan kaleng (canning).

“Inovasi itu tidak harus selalu berupa produk baru, tetapi dalam hal kemasan itu bisa kita jadikan sebagai inovasi,” terang Dwi

Selain itu, Dwi menceritakan keberhasilannya mengarahkan petani jamur untuk mengolah hasil panen menjadi penyedap rasa alami non-MSG yang tinggi protein.

Berbekal ilmu baru dan semangat inovasi yang diperoleh dari Dwi, peserta diharapkan lebih optimis menatap masa depan produk UMKM mereka.

Dengan begitu, mereka siap menerapkan budaya inovasi dalam usahanya agar produk buatannya tidak hanya unggul dari segi rasa, namun juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

 

Sumber: Dorong UMKM Sidoarjo Naik Kelas, Pelatihan Rumah BUMN BRI Tekankan Pentingnya Inovasi – Surya.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *