Gubernur Jateng Tegaskan 4,2 juta UMKM jadi Tulang Punggung Ekonomi Daerah

UMKM

Indonesia Menyapa, Semarang — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, setidaknya ada 4,2 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut yang selama ini berperan penting sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

“UMKM ini merupakan urat nadi perekonomian Jateng. Tugas kita bersama adalah mendorong agar mereka bisa naik kelas,” katanya, saat membuka Pasar Takjil Ramadhan 2026 di Wisma Perdamaian, Semarang, Senin.

Menurut dia, sektor UMKM sangat berperan vital dalam perekonomian, sebab sektor tersebut mampu menyerap banyak tenaga kerja.

Apalagi, kata dia, jumlah UMKM di Jawa Tengah mencapai sekitar jutaan unit usaha sehingga keberadaannya memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Menurut dia, usaha kecil tidak boleh dipandang sebelah mata karena menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga sehingga keberadaannya perlu terus didukung dengan berbagai program.

Selain menjadi penggerak ekonomi masyarakat, kata dia, UMKM juga berperan dalam menekan angka pengangguran, serta mengurangi kemiskinan ekstrem.

Sekretaris Daerah Jateng Sumarno menambahkan Pasar Takjil Ramadan merupakan kolaborasi antara Dinas Koperasi dan UMKM Jateng dengan Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI).

Kegiatan yang berlangsung 9-11 Maret 2026 itu memfasilitasi pelaku UMKM memasarkan produknya kepada masyarakat yang melibatkan sektor UMKM kuliner, serta berbagai organisasi usaha dan komunitas.

“Mudah-mudahan ini menjadi ‘trigger’ (pemacu) untuk mempertemukan antara yang memproduksi dengan yang membutuhkan. Harapannya transaksi tidak hanya terjadi selama kegiatan ini, tetapi juga berlanjut setelah Ramadhan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum APJI Pusat Tashya Megananda Yukki mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem usaha kuliner, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produknya.

“Anggota APJI saat ini sudah lebih dari 3.000 orang yang tersebar di 28 provinsi, bahkan sebagian di antaranya berada di United Kingdom, Netherlands, dan Australia,” katanya.

Selain aktivitas ekonomi, kegiatan tersebut juga menghadirkan berbagai layanan sosial bagi masyarakat, seperti layanan potong rambut gratis, layanan kesehatan gratis, serta penyaluran santunan kepada anak yatim melalui Baznas Provinsi Jawa Tengah.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan peresmian sekretariat dan “creative hub” bagi sejumlah organisasi, antara lain APJI Jateng, Gekrafs Jateng, dan Zilenial Jateng yang diharapkan menjadi ruang kolaborasi pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

 

Sumber: Gubernur Jateng tegaskan 4,2 juta UMKM jadi tulang punggung ekonomi daerah – ANTARA News Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *