Komnas HAM Kecam Penembakan Pesawat Smart Air, Desak Aparat Investigasi Tuntas

Peristiwa

Indonesia Menyapa, Jakarta — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyoroti penembakan terhadap pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah mengecam tindakan yang diduga dilakukan kelompok sipil bersenjata (KSB).

“Mengecam tindakan yang diduga dilakukan KSB atas peristiwa ini, yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun,” kata Anis dalam keterangannya, Sabtu (14/2/2026).

Anies menegaskan, segala bentuk serangan terhadap warga sipil, baik dalam situasi perang maupun di luar perang, merupakan pelanggaran hukum HAM dan hukum humaniter internasional.

Menurut Komnas HAM, tindakan semacam itu melanggar hak hidup serta hak atas rasa aman yang bersifat tidak dapat dikurangi dalam kondisi apa pun .

Komnas HAM, lanjut Anies, memberi perhatian serius atas insiden penembakan pesawat Smart Air.

“Komnas HAM memberikan perhatian terhadap peristiwa ini dengan mengumpulkan informasi serta melakukan langkah-langkah pemantauan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.

Selain itu, Komnas HAM mendesak aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti peristiwa ini melalui proses investigasi yang profesional, transparan, dan tuntas.

Sebelumnya, pesawat Smart Aviation jenis Cessna Caravan dilaporkan ditembaki sesaat setelah mendarat di Bandara Koroway, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 11.30 WIT.

Pesawat tersebut dikemudikan oleh pilot Egon Erawan dengan kopilot Baskoro.

Insiden terjadi ketika pesawat baru saja menyentuh landasan pacu.

Usai terdengar suara tembakan, pilot, kopilot, dan sejumlah penumpang berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke arah hutan di sekitar bandara.

Namun, Egon Erawan dan Baskoro dilaporkan tertangkap saat berusaha melarikan diri dan kemudian dieksekusi oleh pelaku.

Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Akibat penembakan tersebut, pesawat juga mengalami kerusakan.

Bagian sisi kanan jendela dilaporkan pecah, sementara tangki bahan bakar (avtur) mengalami kebocoran.

 

Sumber: Komnas HAM Kecam Penembakan Pesawat Smart Air, Desak Aparat Investigasi Tuntas – TribunNews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *