Indonesia Menyapa, Ambon — Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Ambon bersama Bea Cukai Ambon dan Tual membentuk tim kecil untuk klasterisasi Unit Pengolahan Ikan (UPI) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perikanan di Maluku.
Kepala BPPMHKP Ambon M. Hatta Arisandi di Ambon, Kamis, mengatakan pembentukan tim klasterisasi tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dalam rapat koordinasi antara BPPMHKP Ambon, KPBC Ambon, dan KPBC Tual sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem ekspor perikanan Maluku.
“Klasterisasi UPI dan UMKM ini penting agar pembinaan, pendampingan, serta fasilitasi ekspor dapat dilakukan lebih terarah sesuai potensi dan skala usaha masing-masing pelaku,” kata dia.
Ia menjelaskan, klasterisasi UPI dan UMKM perikanan diawali dengan pengumpulan dan integrasi data pelaku usaha oleh Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Ambon yang disajikan dalam dashboard terpadu dan disinkronkan dengan data kepabeanan serta program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Berdasarkan data tersebut, BPPMHKP Ambon bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Ambon dan Tual melakukan pengelompokan UPI dan UMKM sesuai potensi komoditas, skala usaha, dan tingkat kesiapan mutu.
Hasil klasterisasi kemudian ditindaklanjuti dengan profiling untuk memetakan kebutuhan dan permasalahan masing-masing klaster, baik dari sisi teknis, perizinan, maupun akses pasar.
Selanjutnya, setiap klaster mendapatkan pendampingan dan intervensi yang terarah, termasuk pembinaan mutu, fasilitasi sertifikasi, serta edukasi kepabeanan dan ekspor melalui kegiatan temu mitra, sehingga pelaku usaha perikanan di Maluku dapat meningkat kelas usahanya dan didorong melahirkan eksportir baru secara berkelanjutan.
Ia menambahkan, setelah proses klasterisasi, UPI dan UMKM yang memenuhi kriteria akan dilakukan profiling secara lebih mendalam, termasuk pemetaan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi masing-masing pelaku usaha.
“Dengan profiling ini, intervensi yang diberikan bisa lebih tepat sasaran, baik dari sisi mutu, perizinan, maupun kesiapan ekspor,” katanya.
Selain itu, BPPMHKP Ambon, KPBC Ambon, dan KPBC Tual juga sepakat untuk berkolaborasi dalam waktu dekat menggelar kegiatan temu mitra pelaku usaha. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada UPI dan UMKM perikanan mengenai pentingnya percepatan ekspor serta pemanfaatan fasilitas kepabeanan.
“Sinergisitas ini kami harapkan terus terjaga agar pengembangan UPI dan UMKM perikanan di Maluku semakin kuat dan berdaya saing di pasar global,” kata dia.
Sumber: BPPMHKP Ambon-Bea Cukai bentuk tim klasterisasi pengolahan ikan UMKM – ANTARA News Ambon, Maluku

