Dorong UMKM Naik Kelas, Mendag Siapkan Program Pendampingan Ekspor

UMKM

Indonesia Menyapa, Tangerang — Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencatat capaian transaksi gemilang sebesar Rp 7,8 triliun pada gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2025. Seusai pencapaian ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi UMKM di pasar global melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, dan monitoring berkelanjutan.

“Selamat kepada para UMKM, kita mempunyai komitmen terus untuk meningkatkan ekspor dari rekan-rekan UMKM,” ujar Budi Santoso di ICE BSD, Tangerang, Minggu (19/10/2025).

Menjelang gelaran TEI 2025, Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebelumnya telah melakukan business matching antara pelaku usaha nasional dengan para pembeli internasional untuk memperkenalkan produk-produk Indonesia. Setelah tercapai kontrak dagang seusai pameran, pemerintah akan melanjutkan pendampingan dengan tahap monitoring agar kerja sama dagang dapat berkelanjutan.

Kemendag bersama Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) akan melakukan pemantauan atas kesepakatan yang telah disepakati antara pelaku UMKM dan mitra luar negeri.

“Kami terus akan melakukan pemantauan terutama kepada teman-teman UMKM. Terkadang kalau pengiriman pertama masih bagus, kedua kadang-kadang kurang bagus, ketiga dan seterusnya kurang bagus. Itu jangan sampai terjadi. Kita akan terus melakukan pendampingan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” jelasnya.

Selain pendampingan, Kemendag juga menyiapkan program pelatihan lanjutan bagi pelaku UMKM agar siap menembus pasar ekspor. Program tersebut mencakup kelas ekspor dan klinik desain produk yang berkaitan dengan jasa.

Budi menekankan, ke depan pemerintah juga akan menggandeng Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kementerian Luar Negeri, para duta besar, serta jaringan ITPC di berbagai negara untuk memperluas promosi dan akses pasar bagi sektor jasa dan UMKM Indonesia. Terutama untuk sektor teknologi informasi (IT), logistik, waralaba, dan layanan digital.

Seiring kinerja ekspor nasional menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan 7,72% pada periode Januari-Agustus 2025, Budi berharap UMKM dapat ikut berkontribusi besar ke depannya.

“Kami memang belum menghitung secara detail, tetapi kita mempunyai potensi yang besar dan itu nanti akan memperbesar ekspor kita ke luar negeri,” tandas Budi.

 

Sumber: Dorong UMKM Naik Kelas, Mendag Siapkan Program Pendampingan Ekspor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *