UMKM Borneo Istimewa Dorong Pemanfaatan QRIS dalam Transaksi Usaha

UMKM

Indonesia Menyapa, Pontianak — Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) semakin memberikan kemudahan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam melakukan transaksi pembayaran. Selain mempercepat proses transaksi, pembayaran digital ini juga membantu pelaku usaha mengurangi ketergantungan terhadap uang tunai.

Anggota Komunitas UMKM Borneo Istimewa, Fitri, mengatakan, dirinya mulai menggunakan QRIS sejak bergabung dalam pembinaan Bank Kalbar. Melalui berbagai kegiatan pameran dan bazar yang difasilitasi perbankan, ia mulai terbiasa menawarkan pembayaran digital kepada pelanggan.

Menurut Fitri, salah satu manfaat utama penggunaan QRIS adalah kemudahan dalam menerima pembayaran tanpa harus menyediakan atau memegang uang tunai.

“Tidak pegang uang tunai sih. Mereka langsung bayar, masuk ke rekening. Jadi kita tidak perlu pegang uang juga,” ujarnya, Jumat, 6 November 2026.

Fitri mengaku, keberadaan QRIS cukup membantu aktivitas penjualan, terutama ketika pelanggan tidak membawa uang tunai. Dengan menyediakan fasilitas pembayaran digital, transaksi tetap dapat berlangsung dengan mudah.

Sementara itu, Pembina Komunitas UMKM Borneo Istimewa, Edi Supriato, menjelaskan, penggunaan QRIS memberikan sejumlah keuntungan bagi pelaku UMKM. Di antaranya, tidak perlu menyiapkan uang kembalian serta meminimalkan risiko penipuan dan peredaran uang palsu.

“Pertama, dengan QRIS kita tidak perlu menyiapkan kembalian kalau ada transaksi menggunakan uang tunai. Kemudian dengan QRIS, transaksi menjadi lebih aman dari usaha penipuan atau misalnya ada uang palsu,” jelasnya.

Selain itu, menurut Edi, pembayaran digital juga memberikan kepraktisan bagi pelaku usaha karena tidak perlu repot membawa dompet maupun tempat penyimpanan uang tunai saat berjualan.

Ke depan, ia berharap kualitas layanan QRIS terus ditingkatkan, terutama oleh pihak penyedia layanan atau perbankan. Salah satu hal yang dinilai perlu menjadi perhatian adalah peningkatan sistem notifikasi transaksi secara otomatis.

“Harapan kita ke depan, QRIS meningkatkan kualitas pelayanannya. Terutama yang menjadi vendor dari QRIS, misalnya perbankan. Perbankan bisa meningkatkan pelayanannya, misalnya dengan notifikasi yang otomatis dari device QRIS itu sendiri,” tuturnya.

Dengan berbagai kemudahan tersebut, penggunaan QRIS diharapkan semakin mendorong pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen.

 

 

Sumber: UMKM Borneo Istimewa Dorong Pemanfaatan QRIS dalam Transaksi Usaha – RRI.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *