Indonesia Menyapa, Jakarta — Komite Olimpiade Korea Selatan menyatakan bakal menyampaikan protes keras terhadap penyelenggara Asian Games 2026 setelah panitia salah memutar lagu kebangsaan Korea Utara ketika atlet Negeri Ginseng hendak berlaga.
“Kami sudah mengumpulkan bukti termasuk cuplikan video untuk menginvestigasi insiden sekaligus mengonfirmasi bahwa lagu kebangsaan Korea Utara yang dimainkan.”
“Kami berencana akan mengirim protes formal kepada panitia penyelenggara,” bunyi pernyataan Komite Olimpiade Korea Selatan seperti diberitakan Chosun.
Momen salah putar lagu kebangsaan di Asian Games 2026 terjadi pada pertandingan hoki antara Korea Selatan dan Bangladesh. Alih-alih memutar ‘Aegukga’ milik Korea Selatan, lagu yang dimainkan adalah ‘Aegukka’ dari Korea Utara.
Pada dasarnya ‘Aegukka’ dan ‘Aegukga’ punya arti senada yakni lagu patriotik. Namun dari lirik dan nada keduanya jauh berbeda.
Dalam laporan serupa, sorotan juga mengarah pada sikap petugas di bandara Nagoya karena melarang atlet Korea Selatan membawa bendera negaranya ke Jepang.
Bintang badminton Korea Selatan, Seo Seung Jae dan atlet tenis meja Shin Yu Bin terpaksa menyerahkan bendera tersebut dan keluar bandara dengan ‘tangan kosong’.
“Berdasarkan pernyataan Komite Olimpiade Korea Selatan, setelah mengajukan permintaan membawa bendera tanpa tiang, petugas bandara tetap menolak permintaan tersebut karena ada alasan internal.”
“Hal ini mengundang protes dari para delegasi dan ofisial tapi polisi lokal menolak untuk memenuhi permintaan,” tulis Chosun.
Sumber: Korsel Protes Keras Panitia Asian Games Blunder Putar ‘Anthem’ Korut

