Indonesia Menyapa, Jakarta — Amerika Serikat mengklaim berhasil menghancurkan dua peluncur roket Iran di Pulau Larak, Selat Hormuz.
Peluncur tersebut merupakan sistem roket Fajr-5 yang disebut memiliki kemampuan menjangkau jalur pelayaran di bagian selatan Selat Hormuz.
Serangan itu dilakukan setelah AS menuduh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersiap meluncurkan rudal yang membawa dan menebar ranjau laut di Selat Hormuz.
Juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan AS menyerang dua peluncur milik Iran di Pulau Larak.
Serangan tersebut menyasar fasilitas yang diyakini digunakan Iran untuk menempatkan sistem peluncur roket.
Mantan Direktur Urusan Semenanjung Arab di Departemen Pertahanan AS, David Des Roches, menilai karakteristik serangan menunjukkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump kemungkinan besar menindaklanjuti klaimnya terkait ancaman Iran.
“Karakteristik serangan tersebut menunjukkan bahwa pemerintahan Trump benar-benar melakukan apa yang dikatakannya, setelah mengklaim bahwa mereka melihat penempatan rudal yang mampu menanam ranjau laut,” kata Roches.
Peluncur Fajr-5
Menurut Roches, peluncur yang menjadi sasaran kemungkinan besar adalah Fajr-5.
“Kemungkinan besar itu adalah Fajr-5,” ujar Roches.
Fajr-5 merupakan sistem peluncur roket ganda jarak jauh milik Iran dengan diameter roket 333 milimeter.
Fajr-5 dilaporkan memiliki jangkauan sekitar 75 kilometer.
Dengan kemampuan tersebut, sistem roket itu dinilai dapat menjangkau sejumlah jalur laut di sekitar bagian selatan Selat Hormuz.
“Roket itu dapat menjangkau jalur-jalur laut di sana,” kata Roches kepada Al Jazeera, merujuk pada rute pelayaran di sisi selatan Selat Hormuz yang berada dekat pantai Oman.
Roches menjelaskan bahwa sejumlah kapal menggunakan perairan Oman untuk menghindari kemungkinan serangan Iran terhadap kapal sipil.
“Beberapa kapal melintasi perairan Oman untuk menghindari serangan Iran terhadap kapal-kapal sipil netral, ” katanya.
Ia mengatakan kemampuan Iran untuk menggunakan roket tersebut dalam mendukung penyebaran ranjau laut berpotensi mengganggu jalur pelayaran di kawasan tersebut.
“[Roket-roket Iran ini] ini berpotensi menanam ranjau di perairan tersebut. Jadi, hal itu akan mempersulit rute selatan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa kemampuan tersebut menjadi ancaman potensial yang cukup signifikan.
Sumber: Ini Peluncur Roket Iran Fajr-5 yang Diklaim AS Berhasil Dihancurkan

