Indonesia Menyapa, Jakarta — Membesarkan anak di era serba digital jelas punya tantangan tersendiri. Hal ini juga dirasakan betul oleh aktris dan penyanyi Gisella Anastasia.
Mantan istri Gading Marten itu blak-blakan menceritakan pengalamannya mengasuh sang putri, Gempita Nora Marten alias Gempi.
Menurut Gisel, pola asuh alias parenting zaman dulu yang diterapkan oleh ibundanya ternyata tak bisa ditelan mentah-mentah begitu saja untuk mendidik Gempi saat ini. Zaman yang terus berkembang menuntut para orang tua untuk ikut adaptif.
“Itu benar banget. Karena kayaknya makin ke sini era juga ganti, makin berkembang. Jadi ilmu-ilmu parenting yang aku tahu dari Mama, itu mau dipakai langsung semuanya ke Gempi kayaknya nggak semuanya fit,” ujar Gisel, dalam keterangan persnya.
Era di mana informasi begitu cepat berhembus, Gisel memilih untuk tak terlalu kaku. Dibanding melarang ini-itu dengan aturan ketat, Gisel lebih mengutamakan pendekatan secara emosional dan komunikasi yang terbuka.
Bahkan, Gisel rela ‘menurunkan gengsi’ sebagai orang tua demi bisa memposisikan diri sebagai sahabat terbaik bagi Gempi.
“Kadang memang terbiasa untuk membangun komunikasi lumayan terbuka. Kayaknya aku yang lebih maksa untuk mendekatkan diri sebagai best friend supaya dia bisa terbuka sama kita,” jelasnya.
Bagi Gisel, mengawasi anak selama 24 jam penuh di dunia digital tentu hal yang mustahil. Oleh karena itu, kunci utamanya terletak pada rasa saling percaya serta pendampingan yang konsisten dari hari ke hari.
Ia kerap menyelipkan edukasi sederhana mengenai do and don’ts melalui obrolan santai sehari-hari tanpa terkesan menginterogasi.
Selain urusan komunikasi dan kesehatan mental anak, Gisel juga tak memungkiri pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang bagi tumbuh kembang Gempi. Di tengah banyaknya pilihan saat ini, ia mengaku harus lebih selektif dan bijak memilih asupan harian sang anak.
Namun bagi Gisel, makanan bergizi saja tak cukup jika tidak diimbangi dengan kehadiran nyata sosok orang tua di samping anak.
“Sebagai orang tua, tentu kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak. Sekarang informasi tentang gizi semakin mudah didapat, sehingga kita juga harus lebih bijak memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang mereka,” jelasnya.
Bagi Gisel, mendampingi setiap detik momen tumbuh kembang anak, memberikan dukungan emosional, serta merayakan setiap proses belajar Gempi adalah investasi terbaik yang bisa ia berikan sebagai seorang ibu.
Dalam hal ini, Gisel juga sempat menghadiri talkshow yang merupakan bagian dari kampanye Temani Tumbuh Kembangnya, Rayakan Setiap Langkahnya!, diinisiasi Tango Kido.
Kampanye tersebut mengajak para orang tua untuk tidak hanya memperhatikan kecukupan gizi anak, tetapi juga memberikan pendampingan, dukungan emosional, dan mengapresiasi setiap proses tumbuh kembang mereka.
Sementara itu, Managing Director Dairy & Bread OT Group Johan Lianto mengatakan tumbuh kembang anak yang optimal merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, selain asupan nutrisi yang baik, kehadiran orang tua dalam setiap tahap perkembangan anak juga memegang peranan penting.
“Pemenuhan gizi anak merupakan tanggung jawab bersama. Kami terus berupaya menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi anak. Susu Tango Kido Full Cream berbahan Fresh Milk tanpa tambahan gula/sukrosa telah memenuhi spesifikasi teknis susu sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 63426.2 Tahun 2026. Kami juga percaya bahwa tumbuh kembang anak tidak hanya ditentukan oleh asupan, tetapi juga oleh kehadiran orang tua dalam setiap prosesnya,” ujar Johan.
Sumber: Gisel Pilih Jadi Bestie ke Gempi Ketimbang Interogasi

